• - +

Kabar Perwakilan

Canangkan Zona Integritas, Karantina Kupang Hadirkan Ombudsman NTT
PERWAKILAN: NUSA TENGGARA TIMUR • Kamis, 04/02/2021 •
 
Karantina Pertanian Kupang bersama Ombudsman NTT saat penandatanganan pakta integritas

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Pembangunan zona integritas dianggap sebagai role mode reformasi birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkulitas. Pembangunan zona integritas menjadi hal penting dalam pencegahan korupsi di pemerintahan.

Zona integritas pun kini diterapkan kantor Karantina Pertanian Kupang. Rabu (3/2/2021), Karantina Pertanian Kupang menggelar penandatanganan pakta integritas dibarengi dengan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Acara ini dihadiri Ombudsman NTT, Kepala Balai, Kepala Subbagian Tata Usaha, Subkoordinator Wasdak, Subkoordinator Karantina Hewan, Subkoordinator Karantina Tumbuhan, Perwakilan Pegawai, dan THL BKP Kelas I Kupang.

"Penandatanganan pakta integritas ini diharapkan dapat direalisasikan oleh ASN BKP Kelas I Kupang dengan rasa penuh tanggungjawab, integritas yang kuat, serta dilandasi kejujuran guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik" ungkap Kepala Karantina Pertanian Kupang, Yulius Umbu Hunggar.

Kepala Ombudsman Perwakilan NTT, Darius mengapresiasi langkah nyata Karantina Pertanian Kupang dalam pembangunan zona integritas. Menurut dia, hal ini sebagai role model dalam pencegahan korupsi di instansi layanan publik.

"Saya bersyukur di Karantina Pertanian Kupang sudah melayani dengan baik, begitu juga aspek pengadaan barang, jasa dan elektronik yang telah menggunakan e_katalog sehingga kita tidak punya celah untuk bermain," ujar Darius.

Menurut dia, seluruh aspek perwujudan zona integritas memerlukan integritas yang tinggi dan terus dikawal.

"Pencanangan zona integritas bukan hanya formalitas, tetapi butuh penerapan," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...