• ,
  • - +

Kabar Perwakilan

Bukan Sekadar Pengalaman Kerja, Ombudsman Maluku Tanamkan Nilai Integritas Kepada Para Peserta Magang
PERWAKILAN: MALUKU • Sabtu, 12/09/2026 •
 
Magang di Ombudsman Bukan Sekadar Pengalaman Kerja, Integritas Jadi Bekal Utama

AMBON - Program Magang Batch II ini diselenggarakan melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai bagian dari upaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja, khususnya dalam memahami penyelenggaraan dan pengawasan pelayanan publik. Sebanyak 120 pelamar mengikuti proses seleksi Program Magang Batch II di Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Maluku. Sebanyak 6 (enam) peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti program magang yang akan berlangsung selama enam bulan pada Jumat (11/09/2026).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku, Hasan Slamat menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berani mengambil kesempatan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi.

"Saya memberikan apresiasi kepada adik-adik yang sudah berani dan mau mengikuti proses seleksi ini. Ini bukan hanya tentang mendapatkan kesempatan untuk magang, tetapi juga menjadi proses untuk menguji pengetahuan dan pemahaman tentang pelayanan kepada masyarakat," ujar Hasan dalam sambutannya melalui Zoom meeting.

Menurut Hasan, kesempatan untuk belajar di Ombudsman RI Maluku harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun karakter dan profesionalisme. Sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman RI Maluku memiliki nilai-nilai yang harus dipahami dan diterapkan oleh setiap insan yang bekerja maupun belajar di dalamnya.

"Bekerja dan belajar di Ombudsman RI Maluku harus lebih berintegritas, jujur, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan tentu mau terus belajar. Saya berharap nilai-nilai ini tidak hanya diterapkan selama mengikuti magang, tetapi juga menjadi bekal dalam pekerjaan dan kehidupan ke depan," katanya.

Ia juga mengingatkan para peserta magang untuk menjaga kepercayaan yang diberikan selama berada di lingkungan kerja. Peserta akan berhadapan dengan berbagai informasi dan persoalan masyarakat yang membutuhkan kehati-hatian serta tanggung jawab dalam penanganannya.

"Tunjukkan bahwa kalian adalah orang-orang yang bisa dipercaya. Ada akses terhadap informasi masyarakat, ada rahasia dan masalah orang yang harus dijaga. Kecerdasan tanpa integritas itu tidak cukup. Karena integritas adalah kunci utama," tegas Hasan.

Program magang selama enam bulan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman teknis kepada peserta, tetapi juga menanamkan nilai diri yang penuh integritas, profesionalisme, kejujuran, dan keadilan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi peserta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di dunia kerja pada masa mendatang.

Ombudsman Maluku berharap program ini menjadi kesempatan bagi para peserta terpilih untuk belajar secara langsung sekaligus membentuk karakter sebagai calon profesional yang mampu bekerja secara kritis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(VR/ORI-Maluku)





Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...