Awasi Ketersediaan Pangan Ramadhan, Ombudsman Babel Tinjau Gudang Bulog Bangka

PANGKALPINANG - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan koordinasi sekaligus peninjauan lapangan ke Perum Bulog Kantor Cabang Bangka pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Ombudsman terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di sektor ketahanan pangan, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idulfitri.
Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, Kgs Chris Fither, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap sektor pangan menjadi penting dilakukan pada periode meningkatnya kebutuhan masyarakat. Melalui koordinasi dan peninjauan langsung ke lapangan, Ombudsman Babel berupaya memastikan layanan penyediaan bahan pokok berjalan secara optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan Ombudsman terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di sektor stabilisasi dan distribusi bahan pokok, khususnya pada periode Ramadhan ketika kebutuhan masyarakat meningkat," ujar Fither.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bangka, Ahmad Mukromin, memaparkan kondisi terkini ketersediaan stok pangan di wilayah Bangka. Berdasarkan data Bulog, saat ini tersedia sekitar 1.500 ton beras yang diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.
Selain itu, Bulog juga merencanakan penyerapan sekitar 1.700 ton gabah dari wilayah Rias, Kabupaten Bangka Selatan, sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan pasokan pangan. Untuk komoditas minyak goreng Minyakita, saat ini tersedia sekitar 20.000 liter di gudang Bulog.
Mukromin menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok melalui pelaksanaan Gerakan Pasar Murah maupun Operasi Pasar.
Selain melakukan koordinasi, tim Ombudsman Babel juga meninjau langsung gudang penyimpanan Bulog yang berlokasi di Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang. Peninjauan ini dilakukan untuk memverifikasi kesesuaian antara data ketersediaan stok yang disampaikan dengan kondisi riil di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Ombudsman Babel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ketersediaan bahan pokok selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri. Apabila ditemukan kendala dalam distribusi maupun potensi maladministrasi dalam penyediaan bahan pokok, Ombudsman akan menyampaikan saran perbaikan kepada instansi terkait sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.








