• - +

Kabar Perwakilan

Akhirnya SMA 1 Sembalun Luluskan Aldi
PERWAKILAN: NUSA TENGGARA BARAT • Sabtu, 25/05/2019 • gosanna_oktavia
 
Aldi Irpan didampingi Kepala Sekolah SMA 1 Sembalun Sadikin Ali menunjukkan surat keterangan lulus, disaksikan juga sejumlah lembaga yang memfasilitasi. (Suara NTB/ars)

SHARE

Selong (suarantb.com) - Upaya sejumlah pihak memperjuangkan kelulusan Aldi Irpan membuahkan hasil. Pihak sekolah, SMA 1 Sembalun, Lombok Timur menyatakan Aldi lulus, Sabtu, 25 Mei 2019.

Penyerahan tanda kelulusan difasilitasi Ombudsman NTB, dihadiri tim kuasa hukum Aldi, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, hadir juga Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB.

Kepala SMA 1 Sembalun Sadikin Ali, S.Pd., M.Pd bersama dewan guru hadir sebagai pihak yang menyerahkan tanda kelulusan. Penyerahan sekitar Pukul 10.35 Wita, disaksikan juga orang tua Aldi dan keluarga di aula sekolah setempat.

Komisioner Ombudsman Bidang Penanganan Laporan, Sahabudin, SH menjelaskan, pihaknya sudah menengahi dengan memanggil kedua pihak. "Kami panggil Kamis tanggal 22 lalu. Aldi sebagai pelapor dan Kepala Sekolah sebagai terlapor. Dan alhamdulillah hari ini tindak lanjutnya," kata Sahabudin.

Penyerahan tanda lulus bagi Aldi tersebut juga sesuai kesepakatan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB H. Rusman. Sahabudin berkesimpulan, masalah dipicu ketidak lulusan Aldi yang dinilai mengkritisi kebijakan kepala sekolah diharapkan berakhir. "Karena inilah semangat kita bersama, menyelesaikan masalah ini dengan cara terbaik seperti hari ini," kata mantan pegiat hukum ini.

I Made Murta A dari LPMP NTB juga mengaku bersyukur atas penyelesai masalah itu yang berujung diluluskannya Aldi. "Hari ini diputuskan Aldi Irpan dinyatakan lulus. Ini berkat perjuangan Aldi, juga perjuangan kepala sekolah," kata Made Murta disambut aplouse warga.

Baginya, sikap kritis Aldi adalah representasi generasi muda yang sedang mencari identitas dan jati diri. Sikap kritis harus juga disikapi dengan bijak, karena bisa jadi ada yang salah dan perlu diperbaiki. Made juga melihat sikap tegas kepala sekolah juga tidak salah. Selain menegakkan aturan, juga punya keinginan agar anak anak didiknya bisa menjadi generasi baik.

Joko Jumadi dari LPA juga mengungkapkan rasa bahagianya dengan sikap kooperatif kepala sekolah yang memutuskan kelulusan siswa IPS kelas XII itu. "Ini memang tugas kami menangani kasus kasus anak. Kami bersyukur, hari ini sudah selesai dengan baik," ungkap Joko. (ars)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...