• ,
  • - +
Ombudsman RI Perwakilan Kalsel menyaksikan penandatanganan pembangunan Zona Integritas di Lapas Kelas II A Banjarmasin
kalsel,zona integritas,ombudsmanri,kemenkumham • Kamis, 23/01/2020 • Sopian Hadi
Penandatanganan Zona Integritas di Lapas Kelas II A Banjarmasin, yang disaksikan oleh Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (foto by Rizki Arrida)

Banjarmasin (23/01/2020) - Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan menyaksikan penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020 dan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Deklarasi ini dilaksanakan pada Kamis (23/01) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banjarmasin. Hadir dalam kegiatan ini, Asisten Ombusman RI, Sopian Hadi. Di samping itu, acara ini juga dibarengi dengan serah terima jabatan Kalapas Banjarmasin dari Kusbiantoro kepada Imam Setya Gunawan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan, Agus Toyib, menekankan perlunya menjaga integritas bagi seluruh pegawai Kemenkumham. "Sehebat apapun kepemimpinan, kalau tidak ada integritas, maka akan rusak", jelas Agus.

Agus menambahkan untuk mewujudkan WBK/WBBM, sebisa mungkin tidak boleh ada keluhan masyarakat. Pelayanan harus seperti yang diikrarkan. "Tanpa pungli, tanpa diskriminasi. Kalau ada permintaan informasi, harus dilayani. Harus berubah".

Dia berpesan kepada jajarannya agar membuatlegacy yang baik agar diingat masyarakat. "Dimana pun kita bertugas, agar kita meninggalkan kesan yang baik". Agus berharap agar Lapas Kelas II A Banjarmasin, tahun ini berhasil meraih predikat WBBK/WBBM. Untuk itu, dia mengharapkan adanya sinergi dan pengawasan, termasuk dari Ombudsman.

Sementara itu, Asisten Ombudsman, Sopian Hadi, menuturkan sangat mendukung komitmen pembangunan Zona Integritas dan Deklarasi Janji Kinerja. Dia berharap pelayanan di Lapas Kelas II A Banjarmasin dapat bersih dan bebas dari korupsi. Lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, dengan mengedepankan keramahtamahan. Di sisi lain, untuk mengatasi Lapas Kelas II A Banjarmasin yang over kapasitas, dia mendukung rencana pembangunan Lapas, agar pelayanan publik kepada warga binaan semakin lebih baik.




Loading...

Loading...