Resmi Lepas Peserta Magang Nasional, Sekjen Ombudsman RI Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Pelayanan Publik
Jakarta - Sekretaris Jenderal Ombudsman RI, Suganda Pandapotan Pasaribu secara resmi menutup program magang nasional sekaligus melepas para peserta program magang nasional batch II di lingkungan Ombudsman RI pada Senin (18/5/2026) di Gedung Ombudsman RI, Jakarta Selatan. Dalam momentum tersebut, ia mengajak para peserta untuk menjadi agen perubahan yang turut memperkuat kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Acara penutupan yang diinisiasi oleh Biro Hukum, Kerja Sama, dan Organisasi (HKO) ini sengaja diselenggarakan lebih awal guna mengantisipasi libur cuti bersama menjelang Hari Raya Iduladha. Diketahui, program magang ini telah berlangsung selama enam bulan dan diikuti oleh 175 peserta yang terdiri dari mahasiswa serta lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Suganda menyoroti peran penting Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik di tanah air. Di sisi lain, ia tidak menyangkal bahwa lembaga ini masih dihadapkan pada sejumlah keterbatasan, terutama dari segi anggaran dan sarana pendukung.
"Kami ingin adik-adik menjadi agen yang mewartakan bahwa kalau pelayanan publik ingin bagus di Indonesia, maka Ombudsman-nya harus diperkuat," ujar Suganda di hadapan para peserta.
Suganda juga mengapresiasi capaian positif dari penyelenggaraan magang kali ini. Ia mengungkapkan rasa bangganya karena enam dari total peserta dilaporkan telah berhasil mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum program magang tersebut benar-benar berakhir.
Menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya, Suganda mengingatkan bahwa para alumni magang membutuhkan modal yang lebih dari sekadar pemahaman teoretis. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan menguji kemampuan mereka dalam menerapkan ilmu yang didapat.
"Begitu selesai, teori masih ada di kepala dan Anda melihat lapangan untuk mempraktikkannya. Di antara teori dan praktik, ada yang namanya seni yang mengombinasikan keduanya. Semoga enam bulan ini menjadi bekal berharga," imbuhnya.
Lebih lanjut, Suganda menitipkan tiga nilai utama lembaga yakni integritas, profesionalisme, dan keadilan sebagai bekal bagi generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
"Dalam segala keterbatasan, kita masih bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab, menjaga integritas, profesional, dan tetap bersikap adil. Paling tidak, tiga nilai ini bisa adik-adik bawa ke mana pun nanti bertugas," tegas Suganda.
Menutup arahannya, ia berpesan agar para peserta menjadikan masa magang di Ombudsman RI sebagai pengalaman yang positif untuk melangkah ke depan.
"Yang jelek-jelek tinggalkan saja di sini, bawa yang bagus-bagus saja, bawa kenang-kenangan yang manis," tutupnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh peserta dan mentor Program Pemagangan Nasional, baik yang hadir secara langsung di Ombudsman RI Pusat maupun secara daring dari berbagai kantor perwakilan. (mg17)








