Pantau UTBK 2026, Ombudsman Tinjau Kesiapan Layanan Peserta

Siaran Pers
Nomor 021/HM.01/IV/2026
Jumat, 24 April 2026
DEPOK - Dalam rangka memastikan
kualitas pelayanan dan kesiapan penyelenggaraan seleksi nasional penerimaan
mahasiswa baru, Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher melakukan pemantauan
pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) - Seleksi Nasional Berdasarkan
Tes (SNBT) Tahun 2026 di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Kamis
(23/4/2026).
Dalam pemantauan di Gedung Fasilkom UI tersebut, Nuzran didampingi oleh Tim Keasistenan Utama VII Ombudsman serta diterima oleh Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Bekti Cahyo Hidayanto dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Mahmud Sudibandriyo. Pemantauan dilakukan secara menyeluruh terhadap alur pelaksanaan UTBK mulai dari proses registrasi peserta, masuk ruang ujian hingga pelaksanaan ujian.
"Kami melihat bagaimana persiapannya, mulai dari proses kedatangan peserta, proses registrasi, alur masuk ruang ujian, body checking peserta dan proses pelaksanaan ujian itu sendiri. Kami juga melihat bagaimana kesiapan fasilitas untuk disabilitas, mengingat pagi ini adalah sesi ujian untuk peserta disabilitas netra," ucap Nuzran.
Secara umum, pelaksanaan UTBK terpantau berjalan tertib. Namun demikian, Ombudsman mencermati sejumlah laporan terkait kendala teknis di lapangan, seperti adanya pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet yang berpotensi mengganggu konsentrasi peserta. Selain itu, Ombudsman juga menerima informasi awal terkait dugaan kecurangan di beberapa lokasi yang saat ini tengah diverifikasi oleh panitia SNPMB.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 2 Mei 2026, dan Ombudsman akan terus melakukan pemantauan selama periode tersebut termasuk di Kantor Perwakilan Ombudsman di tingkat provinsi untuk memastikan proses berjalan transparan, adil dan akuntabel. Ombudsman juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua peserta, untuk memberikan dukungan agar peserta dapat mengikuti ujian dengan optimal.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kelancaran dan kesuksesan bagi peserta. Apabila ditemukan kecurangan silahkan melapor ke Ombudsman, kami siap menerima pengaduan masyarakat dalam rangka perbaikan tata kelola proses penerimaan seleksi nasional ini," tutup Nuzran. (*)
Narahubung:
Kepala Biro Humas dan TI
Dodi Wahyugi








