• - +
Ombudsman Susun Kajian Tata Kelola Rupbasan
Kabar Ombudsman • Kamis, 16/04/2020 •
 
Anggota Ombudsman Prof. Adrianus Eliasta Meliala

SHARE

Jakarta - Ombudsman RI sedang menyusun kajian cepat (rapid assessment) mengenai tata kelola Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Pada salah satu tahapan kajian, Ombudsman mengadakan pertemuan melalui video conference dengan seluruh Kepala Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara) seluruh Indonesia pada Rabu, (16/4/2020). Video conference yang juga dihadiri oleh Dirjen Pemasyarakatan Nugroho ini dihadiri oleh 57 Kepala Rupbasan.

Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala menyampaikan latar belakang diadakannya kajian adalah adanya aset kejahatan yang telah disita namun tidak kunjung dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk pemasukan keuangan Negara. Ia melanjutkan, tidak maksimalnya pemanfaatan aset dari kejahatan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya yaitu tata organisasi/ kelembagaan, sumber daya manusia, dan dukungan terhadap operasional penanganan basan/baran yang berakibat pada rusaknya barang dan penurunan nilai barang saat akan dilelang.

"Ombudsman juga menerima beberapa laporan berkenaan dengan keberatan atas hasil lelang terhadap asset pelapor yang dinilai jauh dari harga/nilai yang seharusnya," urai Adrianus.

Ombudsman berdasarkan kewenangannya selaku pengawas eksternal penyelenggaraan pelayanan publik merasa perlu melakukan kajian dalam bentuk rapid assessment mengenai tata kelola barang sitaan Negara dan barang rampasan negara oleh rupbasan. Hasil kajian akan disampaikan ke instansi terkait untuk agar dilakukan perbaikan kemudian akan disampaikan juga ke Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat. (NI)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...