• - +
Ombudsman RI Terima Kunjungan Duta Besar Kazakhstan
Kabar Ombudsman • Kamis, 10/06/2021 • nurul_istiamuji
 
Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika memerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan H.E. Mr. Daniyar Sarekenov, Rabu (9/6/2021)

Jakarta - Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Yeka Hendra Fatika, menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, H.E. Mr. Daniyar Sarekenov di kantor Ombudsman Republik Indonesia (9/6/2021). Pada pertemuan tersebut, Anggota Ombudsman Republik Indonesia didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi Wanton Sidauruk, Kepala Keasistenan Analisis Pencegahan Maladministrasi Keasistenan Utama I Yustus Maturbongs, dan Kelompok Kerja Sama, Junika.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Kazakhstan menyinggung mengenai pelayanan publik di Indonesia, khususnya di sektor perizinan. Ia menyampaikan mengenai masalah salah satu investor asal Kazakhstan di bidang financial technology (fintech), yang sedang dalam proses pengurusan perizinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain hal itu, atas pertanyaan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Yeka Hendra Fatika, Mr. Daniyar Sarekenov menjelaskan bahwa pengawasan pelayanan publik di Kazakhstan dilakukan oleh Ombudsman for the Protection of the Rights of Entrepreneurs serta penjajakan kemungkinan peningkatan hubungan antar Ombudsman kedua negara. Saat ini Ombudsman Republik Indonesia dan Ombudsman for the Protection of the Rights of Entrepreneurs tergabung dalam organisasi Ombudsman dunia, yaitu International Ombudsman Institute (IOI).

Yeka dalam pertemuan menyampaikan bahwa Kazakhstan merupakan salah satu sahabat Indonesia, dimana kedua negara memiliki hubungan diplomatik sejak tahun 1993. Hubungan bilateral yang harmonis antara kedua negara juga tercermin dari hubungan perdagangan keduanya. Pada tahun 2018, perdagangan antara Indonesia dan Kazakhstan sebesar USD 132,5 juta, meningkat menjadi USD 264 juta pada tahun 2019.

Dijelaskan juga bahwa Pemerintah Indonesia terus berusaha meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia. Pada tahun 2020, Indonesia berada di peringkat 73 dalam laporan Ease of Doing Business (EODB) yang dirilis oleh Bank Dunia, dan menargetkan untuk berada di urutan 40 dalam kurun waktu 3 tahun ke depan.


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...