Ombudsman RI Gelar Ibadah Natal 2025 dan Sambut Tahun Baru 2026

Jakarta - Ombudsman RI menyelenggarakan Ibadah dan Perayaan Natal 2025 serta Penyambutan Tahun Baru 2026 pada Kamis (15/01/2026) di Kantor Pusat Ombudsman RI. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan, serta menjadi momentum refleksi kepemimpinan dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan bagi keluarga besar Ombudsman RI.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih, Wakil Ketua Ombudsman RI Bobby Hamzar Rafinus, Anggota Ombudsman RI Jemsly Hutabarat, Johanes Widijantoro, Robert Na Endi Jaweng, Yeka Hendra Fatika, Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu, serta Romo Albertus Adiwenanto Widyasworo.
Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru bukan sekadar seremoni, melainkan momentum spiritual untuk memperbarui semangat pengabdian dan integritas dalam menjalankan tugas pengawasan pelayanan publik.
"Merayakan Natal dan Tahun Baru hendaknya kita maknai sebagai momentum refleksi. Bahwa tugas kita sebagai manusia adalah membawa misi kasih, kesejahteraan, dan perdamaian dalam setiap peran yang kita jalani, termasuk dalam tugas pengawasan pelayanan publik," ujar Najih.
Lebih lanjut, Najih menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian keluarga besar Ombudsman RI, khususnya dalam menghadirkan damai Natal bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
"Damai Natal harus kita hadirkan di tengah keluarga-keluarga yang sedang mengalami musibah. Dukungan, kepedulian, dan doa merupakan bagian dari implementasi nilai kemanusiaan dan integritas Insan Ombudsman," ujarnya.
Memasuki Tahun 2026, Najih mengajak seluruh Insan Ombudsman RI untuk terus menjaga integritas, profesionalitas, dan solidaritas dalam menjalankan tugas.
"Tahun 2026 harus kita sambut dengan komitmen yang diperbarui, dengan menjaga integritas dan profesionalitas, serta melahirkan karya-karya yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," tegas Najih.
Anggota Ombudsman RI Jemsly Hutabarat dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Ombudsman RI merupakan satu keluarga besar yang memperoleh kekuatan dari kehadiran Tuhan dalam setiap pengabdian.
"Di Ombudsman, kita bukan hanya rekan kerja, tetapi satu keluarga besar. Kehadiran Tuhan di tengah keluarga ini menjadi kekuatan agar kita tetap tulus dan penuh harapan dalam melayani masyarakat," ujar Jemsly.
Sementara itu, Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng juga menyampaikan bahwa kebersamaan dalam perayaan Natal mencerminkan semangat kekeluargaan yang harus terus dijaga.
"Jika tugas pengawasan kita landasi dengan kasih, sebagaimana kasih Tuhan dalam keluarga, maka tantangan seberat apa pun akan terasa bermakna dan berdampak bagi masyarakat," ungkap Robert.
Perayaan diawali dengan ibadah Natal yang dipimpin oleh Romo Albertus Adiwenanto Widyasworo. Dalam ibadah tersebut, seluruh Insan Ombudsman diajak menyiapkan hati menyambut kelahiran Kristus sebagai sumber keselamatan dan pemulihan.
Dalam rangkaian ibadah, Anggota Ombudsman RI Johanes Widijantoro menyampaikan refleksi iman yang menekankan pentingnya harapan dan mimpi sebagai bagian dari panggilan pengabdian.
"Dreams are not what you see in your sleep. Dreams are things which don't let you sleep," ungkap Johanes.
Menurutnya, mimpi harus diwujudkan melalui tindakan nyata sebagai bentuk pertanggung jawaban iman dan pengabdian dalam lembaga.
Perayaan Natal 2025 diikuti oleh Insan Ombudsman RI yang merayakan, sementara rangkaian penyambutan Tahun Baru 2026 diikuti oleh seluruh Insan Ombudsman RI, baik secara luring maupun daring. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat kebersamaan serta meneguhkan komitmen Ombudsman RI sebagai lembaga pengawas yang berlandaskan nilai kemanusiaan, keadilan, dan pelayanan bagi seluruh masyarakat. (mg14)








