Bahas Kerja Sama, Ombudsman RI Terima Kunjungan Lapangan MHH PP Muhammadiyah
Jakarta - Anggota Ombudsman Republik Indonesia Maneger Nasution menerima kunjungan studi lapangan peserta Mahasiswa Berdampak Praktik Hukum (MBPH) dari Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MHH PP Muhammadiyah) di Kantor Ombudsman RI pada Kamis (23/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai peluang kerja sama strategis. Salah satu poin penting yang disepakati adalah rencana pembentukan dan penguatan program Sahabat Ombudsman bersama mahasiswa. Program ini diharapkan menjadi wadah partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap fungsi dan kewenangan Ombudsman RI.
"Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman untuk mengembangkan kerja sama yang lebih konkret, khususnya melalui inisiatif Sahabat Ombudsman yang melibatkan mahasiswa. Harapan kami program ini dapat mendorong peran aktif mahasiswa dalam mengawasi pelayanan publik serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai tugas dan kewenangan Ombudsman RI," ujar Maneger optimis.
Maneger menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antara lembaga negara dan organisasi masyarakat sipil, termasuk perguruan tinggi, dalam membangun budaya pelayanan publik yang berintegritas.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah beserta para mahasiswa. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan edukasi dan pengawasan pelayanan publik," tandasnya.
Maneger berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik di Indonesia melalui keterlibatan aktif generasi muda dan institusi pendidikan.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh mahasiswa magang yang tergabung dalam Majelis Hukum dan HAM, di antaranya berasal dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Islam Indonesia (UII). Kehadiran para mahasiswa ini menjadi bagian strategis dalam upaya penguatan pemahaman generasi muda terhadap isu-isu pelayanan publik dan pengawasan penyelenggaraan negara.








