• ,
  • - +
Ombudsman Kalsel: Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Harus Standar
Artikel • Selasa, 18/02/2020 •
 
Foto by RRI

Banjarmasin (18/2/2020), Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid dan Zayanti Mandasari menjadi narasumber dalam acara dialog di RRI Pro 1 Banjarmasin. Dialog tersebut mengangkat tema Layanan Kesehatan di Rumah Sakit "Plat Merah (Milik Pemerintah Daerah)".

Noorhalis menyampaikan ada beberapa permasalahan yang seringkali muncul dalam pelayanan kesehatan. Misalnya masih adanya layanan kesehatan yang berbayar, padahal dalam ketentuannya tidak berbayar. Kemudian masalah lain adalah pelayanan kesehatan yang belum 'terstandar', karena nyatanya di beberapa rumah sakit milik pemerintah daerah masih terdapat pelayanan yang tidak standar, bahkan cenderung berbeda pelayanan yang diberikan, sehingga masyarakat belum merasakan pelayanan yang prima di rumah sakit, malah yang ada pasien tersebut bertambah sakitnya karena layanan yang tidak standar.

Lebih lanjut Noorhalis mangatakan "menghimbau kepada pemerintah daerah untuk mengelola layanan kesehatan di rumah sakit dengan baik, tak hanya pelayanan dalam konteks kesigapan/cepatnya pelayanan yang diberikan, namun kualitas pelayanan juga perlu ditingkatkan khususnya dalam bentuk kelengkapan sarana/prasarana, dan hal ini dapat terwujud jika pemerintah juga mendukung ketersediaan keuangan untuk peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit".

Dalam kesempatan yang sama, Zayanti menyampaikan bahwa salah satu masalah yang sering terjadi di rumah sakit adalah miskomunikasi antara pasien dan petugas layanan, khususnya di IGD, sehingga dibutuhkan kemampuan 'lebih' untuk menangani pengaduan dan mengatasi keadaan yang terkadang tidak kondusif di IGD tersebut. Terlebih lagi pemerintah daerah juga harus melengkapai layanan kesehatan di rumah sakit dengan standar pelayanan publik yang dapat dilihat dan diakses dengan mudah oleh masyarakat/pengguna layanan di rumah sakit, misalnya standar biaya, jenis layanan yang diberikan, jangka waktu dan lainnya'.

Dialog yang berlangsung selama satu jam tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin (Machli Riyadi) dan Anggota DPRD Kota Banjarmasin (HM Yamin) melalui telepon, serta membuka dialog interaktif kepada pendengar sebelum dialog berlangsung.





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...