• ,
  • - +

Artikel

Vaksinasi Covid-19, Ombudsman Kalteng: Ingat, Seluruh Tahapannya Harus Sesuai Prosedur
• Selasa, 19/01/2021 • Meigi Bastiani
 
koordinasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Kalimantan Tengah terkait vaksinasi Sinovac

Palangka Raya - Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada Selasa (19/01).

Dalam kegiatan ini Ombudsman dipimpin oleh Kepala Perwakilan, Biroum Bernardianto serta Asisten Pencegahan bertemu dengan perwakilan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemprov Kalteng, Yulka Susana. Yulka menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Kalteng telah menerima vaksin Sinovac sebanyak 14.680 dosis, yang telah didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah pada tanggal 9 dan 11 Januari 2021 lalu. "Kami telah mendistribusikan vaksin ke seluruh daerah di Kalteng, namun untuk sementara ini baru Provinsi Kalteng, Kota Palangka Raya, dan Kabupaten Pulang Pisau yang telah melaksanakan penyuntikan," ujar Yulka.

Lebih lanjut Yulka menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi ini pihaknya berkoordinasi dengan beberapa pihak, antara lain TNI-Polri, Satgas Covid-19, hingga BBPOM Palangka Raya. Distribusi sendiri dilakukan menggunakan jalur darat dan jalur udara dengan pengawalan yang ketat dari aparat kepolisian. Sementara itu pada periode pertama ini vaksinasi diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, mengingat mereka merupakan garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19.  Yulka menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait adanya dampak atau efek samping yang ditimbulkan dari penyuntikan vaksin. "belum ada (keluhan) hingga saat ini, tapi kami berharap semoga jangan sampai ada."

Biroum Bernardianto mengatakan bahwa vaksinasi ini merupakan hal yang penting, sehingga dalam pelaksanaannya tidak boleh sembarangan. Untuk itu Ombudsman mengingatkan kepada Dinkes Kalteng serta seluruh pihak terkait agar seluruh prosesnya (penyimpanan, distribusi, hingga vaksinasi) harus berjalan sesuai prosedur dan dikawal dengan ketat.

"Ombudsman Kalteng akan terus memantau perkembangan proses vaksinasi ini. Kami siap apabila dilibatkan untuk mengawasi di tiap tahapannya," tutup Biroum.












Loading...

Loading...
Loading...
Loading...