• - +

Artikel

Tim Ombudsman Kalsel Lihat Proses Pengelolaan Limbah Medis di RSUD Ulin Banjarmasin
ARTIKEL • Jum'at, 11/09/2020 • Zayanti Mandasari
 
Tim Ombudsman Kalsel tengah melihat tempat penyimpangan sementara limbah medis dan meninjau lokasi insenerator RSUD Ulin Banjarmasin

SHARE

Banjarmasin- Tim Ombudsman RI Perwakilan Kalsel melihat langsung proses pengelolaan limbah medis B3 di RSUD Banjarmasin pada Jumat (11/09). Kedatangan Tim Ombudsman Kalsel ini dilakukan dalam rangka kajian sistemik mengenai Pengelolaan Limbah Medis dan disambut langung oleh Wakil Diretktur Medis dan Keperawatan, Among Wibowo, beserta petugas di bagian pengelolaan limbah medis RSUD Ulin Banjarmasin.

Wakil Diretktur Medis dan Keperawatan menyampaikan terima kasih atas kedatangan Tim Ombudsman Kalsel. Pihaknya sangat senang karena selain dapat bersilaturahmi, juga sekaligus sebagai ajang berdiskusi dan mencari solusi bagaimana penyelenggaraan pelayanan publik yang baik, khususnya dalam hal pengelolaan limbah medis. "Semua masukan dan saran yang akan diberikan Ombudsman nantinya akan kami tindaklanjuti, untuk meningkatkan kualitas rumah sakit di bagian pengelolaan limbah medis", papar Among.

M. Firhansyah, Kepala Keasistenan Bidang Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Kalsel, menyampaikan maksud kedatangan Tim Ombudsman, yakni untuk meminta informasi pengelolaan limbah medis B3 yang telah dilakukan oleh RSUD Ulin Banjarmasin, sebagaimana surat yang telah dikirimkan Ombudsman sebelumnya.

"Selain meminta informasi tentang gambaran umum pengelolaan limbah medis di RSUD Ulin Banjarmasin, Tim Ombudsman juga mempersilahkan kepada pihak rumah sakit, untuk memberikan masukan dalam kajian ini", tambah Zayanti Mandasari, Asisten Bidang Pencegahan Maladministrasi. Bahkan Tim Ombudsman membuka ruang kepada pihak RSUD Ulin Banjarmasin, untuk menyampaikan kendala dalam pengelolaan limbah medis tersebut, baik permasalahan proses perizinan yang sulit, timbulan limbah medis yang terus meningkat (saat pandemi Covid-19), ataupun permasalahan ketersediaan anggaran dalam pengelolaan limbah medis. Sehingga hasil kajian Ombudsman tentang Pengelolaan limbah medis ini bisa semakin kompleks.

Pada kesempatan kali ini, Tim Ombudsman tak hanya berkesempatan berdialog dengan pihak RSUD Ulin Banjarmasin, namun juga untuk melihat langsung bagaimana proses pengelolaan limbah medis B3, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, mengingat RSUD Ulin Banjarmasin masuk dalam daftar rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 di Kalimantan Selatan. Sehingga Tim Ombudsman hanya diperkenankan melihat jalur pengambilan limbah medis di zona hijau yang ada di rumah sakit. Saat melihat proses pengambilan limbah medis, Tim Ombudsman bahkan nyaris berpapasan dengan petugas pengelolaan limbah yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, karena  tengah mengangkut limbah medis dari pasien Covid-19 yang ada di RSUD Ulin Banjarmasin tersebut.

Setelah melihat proses pengambilan limbah medis, Tim Ombudsman juga diajak untuk melihat tempat penyimpanan sementara limbah medis B3, sebelum diolah melalui insenerator oleh petugas pengelolaan limbah RSUD Ulin Banjarmasin. Harapannya dengan melihat semua proses, Tim Ombudsman dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap, sehingga memperkaya hasil kajian Pengelolaan Limbah Medis nantinya.  





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...