• - +

Artikel

SALAH TITIK KOORDINAT, PULUHAN SISWA TERANCAM GAGAL PPDB
ARTIKEL • Rabu, 10/07/2019 • Korinna Al Emira
 
Calon Peserta Didik menunggu hasil PPDB 2019 (foto by Korinna)

SHARE

Jambi-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 masih ditemukan banyak kendala. Atas dasar itu Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi melakukan pemantauan proses PPDB dibeberapa sekolah yang ada di Provinsi Jambi. Salah satunya SMA Negeri 2 Muaro Jambi.

Tim Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi yang dipimpin oleh Asisten Ombudsman Masnur Rachman pada hari Jumat, 5 Juli 2019 menemukan banyaknya calon peserta didik yang seharusnya masuk dalam zona SMA Negeri 2 Muaro Jambi namun  tidak dapat diterima. Setelah ditelusuri, terjadi kesalahan penentuan titik koordinat SMA Negeri 2 Muaro Jambi yang pada sistem menjadi titik koordinat SMA Negeri 2 Kota Jambi.

Hal ini pun langsung Tim Ombudsman koordinasikan dengan pihak sekolah. Namun menurut pihak sekolah, mereka sudah melaporkan kesalahan tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Tapi sampai saat ini belum ada tanggapan apapun dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Hingga hari kelima pelaksanaan PPDB, belum juga ada perbaikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Tim Ombudsman pun langsung mendatangi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan bertemu langsung dengan Kepala Dinas yakni Agus Herianto.

"Kami langsung perbaiki Pak, memang kami akui ada kesalahan," kata Agus.

  Asisten Masnur Rachman mengharapkan respon cepat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dalam mengatasi permasalahan yang ada terkait PPDB ini.

"Responnya harus cepat, karena pendaftarankan hanya beberapa hari. Jadi Dinas Pendidikan Provinsi yang memegang kendali harus cepat responnya," kata Masnur.

Selain masalah titik koordinat, Tim Ombudsman juga menemukan keputusan Gubernur dan keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat yang harusnya menjadi turunan dari Permendikbud mengenai PPDB masih dalam bentuk draft.

Hal ini juga menjadi catatan Ombudsman untuk perbaikan pelaksanaan PPDB ditahun berikutnya," tutup Masnur.   


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...