• - +

Artikel

Puas Dengan Tindak Lanjut Laporannya, Pelapor Kirim Surat Cinta ke Ombudsman
ARTIKEL • Rabu, 13/01/2021 • Ali Akbar
 
Kondisi jembatan sungai Paniki Desa Bonda sebelum diperbaiki

Mamuju - Salah seorang warga Desa Bonda, Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju mengirim surat ucapan terima kasih ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat, lantaran merasa puas dengan tindak lanjut laporan yang ia sampaikan ke kantor Ombudsman beberapa waktu lalu.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Barat yang telah menyelesaikan laporan dugaan maladministrasi tidak memberikan pelayanan yang sempat saya laporkan mengenai jembatan penghubung antara dusun paniki dan dusun tambung," tulis pelapor berinisial HSD dalam surat yang dikirim ke Ombudsman RI Perwakilan Sulbar (13/01/21).

Secara khususnya HSD juga menyampaikan apresiasi kepada Asisten Ombudsman yang menangani aduan tersebut. "Teruntuk Asisten Ombudsman RI yang terjun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan tugasnya saya ucapkan terima kasih karena begitu banyak kendala yang dihadapi tetapi masih bisa konsisten dan berani menyelesaikan tugas investigasinya sehingga pihak terlapor sadar akan tugas dan tanggung jawabnya untuk kemudian menyelesaikan keluhan masyarakat," ungkap HSD.

Menanggapi surat tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar Lukman Umar menyampaikan harapannya agar tim Ombudsman semakin agresif dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat. "Pertama saya mau katakan berani melapor ke Ombudsman itu sudah luar biasa. Apalagi berkenan memberikan apresiasi kepada kami meski itu tidak pernah kita harapkan karena itu sudah bagian dari tupoksi Ombudsman, makanya keluhan warga harus tetap kita respon secara maksimal," kata Lukman.

Lebih jauh Lukman juga menyampaikan, salah satu PR Ombudsman sampai hari ini yang harus diselesaikan yaitu meysosialisasikan keberadaan lembaga ini kepada masyarakat. Khususnya di Sulawesi Barat ini masih banyak daerah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi sehingga terbatas mendapat informasi termasuk keberadaan lembaga Ombudsman ini.

"Harus diakui bahwa lembaga ini belum dikenal secara baik oleh masyarakat, baik itu nama dan kewenangannya. Sampai hari ini, tim Ombudsman masih terus memperkenalkan institusi ini sehingga posisinya bisa diketahui secara jelas oleh masyarakat," tutup Lukman.


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...