• - +

Artikel

Percepat Penyelesaian Laporan, PLN ULP Lambung Mangkurat Koordinasi dengan Ombudsman Kalsel
ARTIKEL • Senin, 31/08/2020 • Sopian Hadi, SH. MH
 
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel, Noorhalis Majid saat berbicang dengan Windi Lestari, Manajer PLN ULP Lambung Mangkurat (Foto by Sopian Hadi, Jumat, 28/08/2020)

Banjarmasin - Ombudsman RI Perwakilan Kalsel menerima kunjungan dari Windi Lestari, Manajer PLN ULP Lambung Mangkurat Banjarmasin berserta jajaran pada Jumat (28/08). Ditemui langsung oleh Noorhalis Majid, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Windi menyampaikan pertemuan ini dalam rangka menjalin silaturahmi dan koordinasi percepatan penyelesaian laporan yang disampaikan ke Ombudsman.

"Kami menyambut baik pertemuan ini. Selama ini, keluhan masyarakat juga cepat diselesaikan oleh PLN. Penyelesaiannya pun cukup simpel, hanya melalui telepon saja", ujar Noorhalis.

Noorhalis juga menyampaikan bahwa posisi Ombudsman ada di tengah-tengah. Tidak memihak siapapun, baik Pelapor atau instansi yang dilaporkan.

"Tidak semua laporan kami teruskan ke PLN. Kami juga mengedukasi masyarakat yang lapor ke Ombudsman terkait beberapa aturan atau kebijakan yang diterapkan oleh PLN", lanjutnya.

Noorhalis menambahkan, Ombudsman Kalsel dan PLN bisa menjalin kerjasama kelembagaan, misalnya melakukan sosialisasi bersama terkait kebijakan baru dari PLN yang berpotensi menimbulkan reaksi dari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Windi mengatakan selama ini tidak ada kendala dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja, terkadang faktor alam yang membuat PLN tidak bisa memprediksi terjadinya gangguan listrik, misalnya ada pohon yang tumbang.

"PLN akan terus meningkatkan layanannya kepada masyarakat. Termasuk saat ini, PLN memberikan promo tambah daya 'Gebyar Kemerdekaan 2020'. Biaya tambah daya semuanya hanya Rp. 170.845", tutur Windi.

"Jika ada keluhan masyarakat, maka kami akan meresponnya dengan cepat. Kami berharap, koordinasi ini terus terbangun dalam rangka percepatan penyelesaian laporan yang masuk ke Ombudsman", pungkasnya.





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...