• - +

Artikel

Ombudsman Kalteng Undang BTN Palangka Raya dan Pelapor Terkait Belum Diserahkannya Sertifikat Hak Tanggungan (SHT)
ARTIKEL • Senin, 13/01/2020 • Hendra Kurniawan
 
Fasilitasi pertemuan antara Pelapor dengan PT. BTN Cabang Palangka Raya

SHARE

Pada Senin (13/01/20) Ombudsman Kalteng menginisiasi pertemuan antara pihak PT. Bank Tabungan Negara (PT. BTN) Cabang Palangka Raya sebagai Terlapor dengan Pelapor. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari adanya laporan masyarakat yang masuk ke Ombudsman terkait belum diserahkannya Sertifikat Hak Tanggungan (SHT) oleh PT. BTN. Pelapor menyampaikan laporan ke Ombudsman karena sangat memerlukan SHT tersebut untuk proses balik nama kepemilikan sertifikat tanah atas nama klien Pelapor yang merupakan salah satu nasabah dari PT. BTN Cabang Palangka Raya. Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Kalteng ini bertujuan untuk mendapat solusi dan penyelesaian atas permasalahan yang terjadi. "Kami berharap dengan diadakannya pertemuan ini tercapai sebuah kesepakatan antara Pelapor dan Terlapor terkait penyelesaian laporan", ujar Biroum Bernardianto, Kepala Perwakilan Ombudsman Kalteng.

BTN menyampaikan alasan mengenai belum diserahkannya SHT kepada klien Pelapor, yaitu dikarenakan terdapat permasalahan terkait SHT yang digunakan oleh pihak pemgembang perumahan sebagai jaminan atas kredit yang diajukan oleh klien Pelapor. Permasalahan tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2015 saat klien Pelapor baru mengajukan pinjaman, namun baru diketahui oleh klien Pelapor pada saat pinjamannya sudah dilunasi.

Kepala Cabang BTN Palangka Raya, Fikry Ghazali, menyampaikan terimakasih kepada Ombudsman Perwakilan Kalimantan Tengah karena telah mempertemukan dengan nasabah yang menyampaikan laporannya. "Terimakasih kepada Ombudsman telah membantu mempertemukan kami, sehingga mendapatkan masukan-masukan untuk mencari solusi", ujar Fikry. "Kami akan mengupayakan segera menyerahkan SHT tersebut kepada klien Pelapor dalam waktu 1,5 (satu setengah) bulan ke depan, dengan catatan apabila tidak ada kendala lain yang terjadi di kemudian hari", sambungnya.

Pelapor juga turut berterima kasih atas pertemuan yang telah difasilitasi Ombudsman Perwakilan Kalimantah Tengah dan berharap agar PT. BTN Cabang Palangka Raya dapat menyelesaikan masalah yang dimilikinya. "Kami berterima kasih kepada Ombudsman karena sudah memfasilitasi pertemuan ini, sehingga ada solusi yang diberikan oleh pihak BTN dan kami percaya BTN dapat menyelesaikan permasalahan ini", tukasnya.





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...