• ,
  • - +

Artikel

Ombudsman Kalsel Luncurkan Program Tujuh O
• Jum'at, 19/10/2018 • Muhammad Firhansyah
 
Kegiatan Sosialisasi Ombudsman kalsel bersama Para Mahasiswa Se Kalsel Fhoto Oleh Tim Pencegahan Ombudsman Kalsel

 BANJARMASIN - Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan meluncurkan program Tujuh O (Seven O) sebagai program diseminasi kepada masyarakat. Tujuh O merupakan rangkaian dari 7 program yakni OmbudsmanGoes to School (Ombudsman Ke sekolah) , OmbudsmanGoes To Campus (Ombudsman Ke Kampus), OmbudsmanOn The River (Ombudsman Di Sungai), OmbudsmanOn the Spot, Ombudsman bersama Difabel OmbudsmanOn The Road (Ombudsman Turun Ke Jalan) dan Ombudsman Mewarung.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel Noorhalis Majid menerangkan Program yang diberi nama Seven O merupakan inisiatif dari Tim Ombudsman di Bidang pencegahan. "Program ini untuk lebih mendekatkan Ombudsman dan masyarakat yakni seluruh kalangan sampai pelosok perbatasan wilayah di Kalsel," terangnya, Selasa (16/10).

Menurut Noorhalis, tujuh program ini akan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan keluhan pelayanan publik dan memahami cara melapor. Juga bukan tidak mungkin dapat menjadi agen pengawasan pelayanan publik.

"Misalnya pada program Ombudsman ke Sungai. Ombudsman akan melakukan susur sungai mensosialisasikan lembaga dan menjaring aspirasi layanan publik. Sebab masyarakat Kalsel adalah masyarakat yang tak terlepas dari budaya sungai.  Sedangkan program Ombudsman On The Road.  Ombudsman akan mendatangi masyarakat yang tinggal di pinggiran perkotaan, perbatasan, masyarakat adat, petani, nelayan, buruh dan masyarakat tertinggal, hal ini dilakukan sebagai bukti respon Ombudsman," jelasnya.

Noorhalis menjelaskan kegiatan Ombudsman On The Spot adalah Ombudsman  mendatangi sejumlah layanan di tengah malam untuk tahu sejauh mana komitmen layanan yang diberikan.  Sedangkan  pada program Ombudsman bersama Difabel Ombudsman akan mendatangi dan menggelar pertemuan rutin bersama warga masyarakat yang terkategori difabel/berkebutuhan khusus termasuk untuk anak-anak berhadapan hukum, wanita dan lansia.

Sedangkan Ombudsman Mewarung adalah Ombudsman menggelar diskusi rutin bulanan di Kantor Ombudsman Kalsel dengan  mengundang Dangsanak Ombudsman, pers, pelajar, mahasiswa, akademisi, DPRD, kepala daerah dll untuk membahas bersama potret pelayanan publik daerah serta solusi yang tepat untuk menyelesaikan keluhan publik dengan nuansa santai tapi tetap kritis serta setting tepat layaknya di warung-warung makan/suasana penuh kebersamaan dan keakraban.

Sementara itu Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Kalsel Zayanti Mandasari menyatakan pihaknya optimis  tujuh program tersebut dapat dilaksanakan sampai akhir tahun 2018 ini dan akan diteruskan pada tahun-tahun berikutnya.

"Sejak September kemarin kami sudah melaksanakan dua program yakni Ombudsman ke sekolah dan Ombudsman ke Kampus yang mana setiap minggu Ombudsman sudah datang ke sekolah dan kampus serta sudah terjadwal selama setahun di 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan. Sedangkan untuk 5 program lainnya akan dilaksanakan di bulan Oktober hingga Desember 2018 ini" tandasnya.

 





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...