• - +

Artikel

Ombudsman Kalsel Launching Buku ke 5 Berjudul Ruang Publik Fasiltas Publik
ARTIKEL • Rabu, 30/10/2019 • Tim Pencegahan Ombudsman RI Kalsel
 
Ombudsman Launching Buku ke 5 Berjudul Ruang Publik Fasilitas Publik di plaza smart city kota Banjarmasin, Minggu, 27 Oktober 2019

SHARE

 

Ombudsman RI Perwakilan Kalsel setiap tahun berhasil menerbitkan buku kumpulan tulisan para insan Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, berisi tentang berbagai hal menyangkut pelayanan publik. Kali ini ada 10 tema menyangkut ruang publik, fasilitas publik. Buku setebal 340 halaman tersebut didiskusikan di plaza smart city kota Banjarmasin, Minggu, 27 Oktober 2019.

Hadir sebagai narasumber pada diskusi tersebut, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Pimpinan Ombudsman RI  DR Ahmad Suaedy dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Noorhalis Majid. Acara dipandu oleh asisten Ombudsman, Zayanti Mandasari.

Buku ini merupakan hasil tulisan para insan Ombudsman RI Perwakilan Kalsel. Inspirasinya dari berbagai laporan yang ditangani Ombudsman. Lahirlah 10 tema tentang ruang publik, fasilitas publik, kata Noorhalis Majid, mengawali sambutannya pada diskusi buku tersebut.

Noorhalis kemudian menguraikan tentang satu tema yang menurutnya sangat menarik, yaitu tentang bangunan terbengkalai. Di Kalsel cukup banyak bangunan terbengkalai. Ombudsman menemukan 30 bangunan besar terbengkalai. Sudah selesai tapi tidak dimanfaatkan. Dari 30 bangunan, terdapat 14 pasar, 7 terminal dan sisanya bangunan perkantoran. Sayang sekali, karena dibangun dari uang rakyat, kata Noorhalis Majid.

Sementara itu, walikota Banjarmasin, menyampaikan keberhasilannya dalam membangun trotoar sepanjang 6 kilometer di jalan Ahmad Yani, dari kilometer 1 sampai 6. Trotoar tersebut merupakan ruang publik  yang diperuntukkan bagi semua warga kota Banjarmasin. Padahal di jalan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun karena sangat dibutuhkan, kita berani membangun menggunakan dana APBD, kata Ibnu Sina.

Ahmad Suaedy mengapresiasi atas buku yang telah diterbitkan. Tidak semua kantor perwakilan mampu menerbitkan buku. Kalsel sangat luar biasa karena sudah menerbitkan 5 buku, dan kumpulan tulisan tentang pelayanan publik. Buku tersebut tentu saja menjadi dokumen yang sangat bermanfaat bagi Ombudsman, kata Ahmad Suaedy.

Sejumlah peserta memberikan tanggapan, menyampaikan pertanyaan tentang fasilitas publik berupa transportasi publik yang belum disentuh oleh pemerintah Kota Banjarmasin. Juga soal sampah yang masih belum tuntas, sekalipun sudah digagas bank sampah. Juga upaya meningkatkan pasrtisipasi masyarakat dalam pelayanan publik.






Loading...

Loading...
Loading...
Loading...