• - +

Artikel

Ombudsman Kalsel: Bansos Corona Berpotensi Dipolitisasi
ARTIKEL • Rabu, 29/07/2020 • Zayanti Mandasari
 
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Noorhalis Majid, tengah menyampaikan paparan dalam acara Prime Talk with Rory di Metro TV, bertajuk

SHARE

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, Noorhalis Majid, menjadi narasumber dalam acara Prime Talk with Rory di Metro TV, bertajuk "Bansos Corona Ajang Kampanye Terselubung" (28/07/2020).

Noorhalis menyampaikan, "Bantuan Sosial yang diberikan kepala daerah, hampir semuanya ditempeli foto kepala daerah (calon petahana).  Modus kepala daerah dilakukan dalam bentuk menempelkan foto di kemasan bantuan yang diberikan kepada masyarakat, baik masker, hand sanitizer, dan tandon (penampung air) tempat cuci tangan. Hal ini dianggap sebagai ajang mencari popularitas kepala daerah sebagai calon petahana."

Lebih lanjut, Noorhalis menyampaikan "fenomena bantuan sosial bertempel foto kepala daerah/calon petahana terjadi di banyak tempat, bahkan cenderung terlihat ketika ada satu kepala daerah yang memulai, maka diikuti kepala daerah lain. Seperti berlomba-lomba untuk memasang gambarnya, agar terlihat tampil di dalam kegiatan pemberian bantuan sosial. Bahkan ada juga Kepala Daerah yang aktif mengantarkan bantuan sosial secara langsung ke rumah masyarakat. Khusus untuk fasilitas cuci tangan, hampir disemua sudut kota terdapat tempelan-tempelan foto diri kepala daerah/petahana".

Dalam penutupnya, Noorhalis mengingatkan bahwa dalam hal politisi Bantuan Sosial, memang belum ada laporan langsung dari masyarakat, karena biasanya jika hal yang dilakukan tidak merugikan masyarakat secara langsung, masyarakat enggan melapor. Oleh karena itu perlu edukasi kepada masyarakat, bahwa politisasi bansos ini merugikan, bukan hanya masyarakat, tapi daerah dan juga negara, karena ada uang rakyat yang dipakai.

"Dalam perspektif Ombudsman, politisasi bansos tersebut, merupakan bagian dari penyalahgunaan wewenang, maladministrasi, karena itu Ombudsman juga memberikan perhatian atas hal ini," pungkas Noorhalis.

Tak hanya Noorhalis Majid, acara Prime Talk with Rory tersebut juga menghadirkan narasumber lain, yakni Karyono Wibowo (Direktur Indonesia Public Institute), Bahri (Direktur P2KD Ditjen Bina Keuda Kemendagri), dan Ratna Dewi Pettalolo (Anggota Bawaslu RI).





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...