• ,
  • - +

Artikel

Mahasiswa Magang Monitoring Dua Ruang Terbuka Hijau
ARTIKEL • Kamis, 23/01/2020 • Zayanti Mandasari
 
mahasiswa magang sedang melakukan monitoring ruang terbuka hijau di taman kamboja

(23/01/20) - Sebanyak 6 (enam) mahasiswa magang pada Bidang Pencegahan Ombudsman RI Kalsel diajak untuk monitoring 2 (dua) ruang terbuka hijau yang ada di Banjarmasin, yaitu Taman Siring dan Taman Kamboja. Kedua ruang terbuka hijau tersebut dipilih karena termasuk yang paling sering dikunjungi oleh masyarakat Banjarmasin. Hal ini ditujukan sebagai bahan perbandingan bagi peserta magang yang turun meninjau langsung ke lapangan, apakah pemerintah Kota Banjarmasin telah menyediakan ruang publik yang layak, mulai dari fasilitas publik atau sarana lainnya yang menunjang kenyamanan pengunjung.

Riyan Novita Sari dan Abdul Rahman Sayuti (peserta magang) menuturkan hasil pantauannya kepada Zayanti Mandasari (Asisten Bidang Pencegahan). Menurutnya, akses jalan untuk para penyandang disabilitas sudah memadai. Ada berbagai Fasilitas yang diberikan seperti kursi, lampu, gazebo, tempat sampah, toilet,free wifi, panggung, sudah lumayan bagus. Toiletnya lumayan bersih dan terawat, disana juga terdapat halte bus, ada juga jalan untuk terapi, dan banyak pepohonan yang rindang. Akan tetapi ada fasilitas yang masih kurang, yakni kursi yang belum meyeluruh dan taman yang paling ujung tidak ada sehingga dijadikan sebagian orang sebagai lahan parkir. Taman siring memang sudah bersih walaupun masih ada sampah yang belum dibersihkan namun taman hijau yang ada sudah terawat dan bersih.

Temuan lain yang cukup berbeda tentang kondisi lapangan di Taman Kamboja dipaparkan oleh Puteri Aisyah Amini dan Linda Hartini (peserta magang). Mereka memaparkan bahwa taman yang cukup luas ini dilengkapi fasilitas bermain anak-anak, bangku-bangku taman, serta pohon-pohon besar yang rindang. Di taman ini juga terdapat fasilitas olahraga walaupun ada sebagian yang  sudah rusak dan tidak layak pakai lagi. Taman juga sudah dilengkapi tempat sampah yang hampir ada di seluruh sudut taman. Saat ini hanya ada satu toilet yang bisa digunakan, toilet tersebut masih kurang bersih, tidak terawat, dan belum bisa digunakan untuk disabilitas. Walaupun juga ada toilet baru yang ramah disabilitas namun toilet tersebut belum dibuka dan belum digunakan. Terdapat perpustakaan di taman tersebut yang baru dibangun dan belum dioperasikan. Sedangkan akses pejalan kaki dan disabilitas juga belum memadai karena banyak jalan yang rusak dan belum diperbaiki.

Harapannya agar sarana/prasarana khususnya untuk disabilitas seperti toilet, jalur petunjuk jalan, dapat segara difungsikan, dan beberapa fasilitas yang rusak dan membutuhkan perbaikan, agar segera diperbaiki, semoga ruang publik di Kota Banjarmasin semakin nyaman.





Loading...

Loading...
Loading...
Loading...