• ,
  • - +

Artikel

Jejaring Ombudsman se-Indonesia hadiri Rakornas Parmas
ARTIKEL • Rabu, 19/12/2018 • Victor William Benu
 

Jakarta - Ombudsman RI menggelar Rapat Kerja Nasional Partisipasi Masyarakat di Lingkungan Ombudsman RI Tahun 2018 pada 16-19 Desember 2018 di Hotel Santika TMII, Jakarta.

Turut hadir 34 Asisten Ombudsman dari setiap kantor perwakilan beserta 36 peserta jejaring/Sahabat Ombudsman dari 34 provinsi.

Kegiatan yang mengusung tema "Pengawasan Pelayanan Publik yang Partisipatif " ini dibuka oleh Ketua Ombudsman, Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLM., PH.D. yang didampingi oleh Anggota Ombudsman sekaligus Pengampu Parmas, Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S.

"tidak mungkin Ombudsman dapat berdiri sendiri, kalau tidak ada peran serta dari berbagai komponen masyarakat", ujar Prof. Amzulian dalam sambutannya.

Amzulian menekankan bahwa keberadaan perwakilan Ombudsman disetiap provinsi tidak akan membawa perubahan yang signifikan dalam perbaikan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik apabila tidak ada peran aktif/partisipasi masyarakat.

"meningkatkan partisipasi masyarakat adalah salah satu misi Ombudsman sehingga harus terinternalisasi dalam seluruh kebijakan dan program Ombudsman baik dipusat maupun di daerah", tegas Ninik dalam pemaparan materi Evaluasi dan Rencana Jangka Panjang Penyelenggaraan Parmas di Lingkungan Ombudsman RI dan atensi 2019.

Ninik menambahkan bahwa tujuan diselenggarakannya Rakernas Parmas adalah untuk mengevaluasi bersama kinerja kolaborasi jejaring berdasarkan instrumen Parmas, mempercepat terwujudnya jaringan Ombudsman di pusat dan di daerah, menyusun program serentak Parmas 2019, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dan penyelenggara pelayanan publik terhadap Ombudsman RI.

Kegiatan ini disambut positif oleh para jejaring/Sahabat Ombudsman dengan turut berbagi pengalaman, saran, maupun kritik konstruktif.

Maria Bano, salah satu jejaring asal Provinsi NTT bertutur tentang pentingnya mengikuti kegiatan ini. "melalui kegiatan Rakornas Parmas ini, kita para jejaring dapat saling berbagi pengalaman, dilibatkan secara langsung dalam penyusunan program Parmas Ombudsman 2019 dan menyamakan persepsi sehingga kedepan tujuan peningkatan partisipasi masyarakat melalui konsep berjejaring dapat berjalan dengan baik", tutur Maria.


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...