• - +

Kabar Perwakilan

Pelayanan Dinilai Buruk, Kepala Puskesmas Puriala Akui Kelalaianya
PERWAKILAN: SULAWESI TENGGARA • Kamis, 12/04/2018 •
 
Puskesmas Puriala (Foto : Google Maps/Wiwid/Okesultra.com)

SHARE

OKESULTRA.COM, KENDARI -Puskesmas Puriala yang ada di Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat sorotan buruk dari masyarakat dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sultra.

Hal itu dikarenakan tak ada petugas jaga malam di Puskesmas tersebut. Sehingga salah satu korban kecelakaan parah di Puriala tak segera mendapat pertolongan hingga akhirnya meninggal dunia.

ORI juga menemukan, salah seorang pasien bersalin ditinggal sendiri di Puskesmas tanpa ada petagas jaga 1 pun.

Dikonfirmasi Okesultra.com, Kepala Puskesmas Puriala, Anwar, SKM., mengakui kelalaiannya tidak menyiagakan petugas medisnya di Puskesmas Puriala untuk menangani pasien yang datang.

"Ya mau bagaimana pak, kita harus akui itu kelalaian kami," kata Anwar, Kamis (12/4).

Anwar mengatakan, sebenarnya Puskesmas Puriala membuka layanan 24 jam. Namun, kata dia, saat kejadian kecelakaan salah seorang warga di Puriala dan segera mendapat pertolongan, Puskesmas dalam keadaan tutup.

"Sebenarnya kami buka pelayanan 24 jam pak, tapi kami akui pada saat kejadian itu IGD memang tutup," tambahnya.

Ia mengatakan, sudah ada jadwal jaga bagi petugas medis, setiap jadwal jaga di isi 3 petugas medis yang terdiri dari 1 orang bidan dan 2 perawat.

Anwar juga mengungkapkan, bahwa puskesmas tak memiliki dokter. Jika ada pasien parah dan butuh penanganan bisa langsung di rujuk ke Puskesmas Lambuya.

Atas kejadian itu, Anwar mengatakan akan menghidupkan kembali penjagaan 24 jam maksimal.

"Kadis kesehatan sudah datang temui saya, dan saya sudah lakukan pembenahan pak," tutupnya.

Laporan : Wiwid Abid Abadi


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...