• - +

Kabar Perwakilan

Ombudsman Nilai Sistem Pengamanan Lapas Manokwari Tak Steril
PERWAKILAN: PAPUA BARAT • Selasa, 24/04/2018 •
 
Ombudsman

SHARE

Manokwari, arfaknews.com - Ombudsman RI Perwakilan Wilayah Papua Barat, menduga ada semacam pembiaran dari kaburnya16 Napi dari Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Manokwari.

Yunus Kaipman, Asisten Bidang Pengawasan Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat, bahkan menuding sistem pengamanan di Lapas Kampung Ambon, Manokwari, tidak steril. "Kenapa sampai mereka (napi) bisa menyimpan dan memegang alat tajam ?.Kepala Lapas Manokwari harus melakukan evaluasi menyeluruh, terkait penanganan Napi di dalam Lapas," ujarnya kepada arfaknews.com, Senin (23/4).

Selain itu, ia berharap pengejaran 16 narapidana yang kabur ini berhasil, agar mereka kembali mendapat pembinaan dalam Lapas. Yunus juga meminta Kanwil Hukum dan HAM Papua Barat dan Lapas Manokwari, menindak lanjuti rencana pembangunan Lembaga Pemasyarakatan yang baru.

"Setahu kami, sudah ada RAP pembangunan Lapas yang baru. Oleh sebab itu, segera dibangunan, mengingat Lapas sekarang sudah over capacity berdasarkan informasi dari Kalapas," bebernya.


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...