• - +

Kabar Perwakilan

Kasus Diduga Malapraktek Terjadi di RSUD Bateng, Ini Kata Ketua Ombudsman Babel
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Rabu, 11/07/2018 • indra_
 

SHARE

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kasus yang Dialami oleh Raihan (7) bocah asal Koba yang pendarahan ketika usai melakukan sunat atau khitan di RSUD Bangka Tengah, baru baru ini ditanggapi oleh Kepala Ombudsman Babel Jumli Jamaluddin.

Menurut Jumly apakah petugas rumah Sakit RSUD Bangka Tengah menjalankan SOP sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pihak rumah sakit.

"Bahwa pertama Ombudsman merasa prihatin dengan kejadian ini, seharusnya setiap Rumah sakit sudah punya Standar Operasional Prosedur (SOP) artinya ada standar yang harus dilakukan untuk melaksanakan setiap pelayanan yang dilakukan,"kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Bangka Bekitung, Jumly Jamaluddin kepada wartawan, Selasa (10/7/2018)

Ia manambahkan kalau tindakan dugaan malpraktek dengan kasus itu, artinya ada tidak sesuai SOP sehingga menimbulkan kejadian sepert ini, ini merupakan pelanggaran terhadap standar.

"Pihak manajemen tidak mengetahui dan ternyata oknumnya menggunakan alat sendiri, itu kan melanggar SOP dugaan demikian,"ungkapnya

Sehingga, menurutnya pihak manajeman rumah sakit harus secepatnya untuk menindaklanjuti persoalan itu kalau memang itu melanggar SOPnya perlu di pertanyakan apakah SOP digunakan atau tidak tentunya petugas media pegawai disitu mereka harus mengikuti SOP yang ada.

Kalau tidak artinya jelas pihak RS itu tidak melaksanakan aturan dan standar.(*)


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...