• - +

Kabar Perwakilan

Babel Raih Peringkat II Dalam Pelayanan Publik Persepsi Maladministrasi
PERWAKILAN: KEPULAUAN BANGKA BELITUNG • Minggu, 01/04/2018 •
 
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bangka Belitung, Jumli Jamaludin

SHARE

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meraih peringkat dua dalam pelayanan publik persepsi maladministrasi yang dilakukan oleh Ombudsman RI tahun 2017.

Kepala Perwakilan Ombudsman Bangka Belitung, Jumli Jamaluddin mengatakan Ombudsman RI melakukan survei Indeks Persepsi Maladministrasi (Inperma) pelayanan publik.

Persepsi maladministrasi tersebut, berdasarkan dari beberapa lokus yang menjadi target survei di 11 Provinsi yang menjadi sampel penilaian termasuk Babel.

"Pelayanan Publik di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masuk Persepsi Maladministrasi yang paling rendah kedua setelah Provinsi Bali.

Total skor Indek Persepsi Maladministrasi untuk Bangka Belitung (-0.31607), dan Bali (-0.539)," kata Jumli melalui rilis yang diterima Bangka Pos, Minggu (1/4/2018).

Inperma menjelaskan tingkat kenyamanan masyarakat dalam perolehan Pelayanan Publik.

Hasil Inperma ini menggunakan sistem survei dengan sampel sebanyak 3.080 responden di 11 Provinsi masing-masing.

Responden ditemui secara langsung (on the spot) pada unit layanan, pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Rumah Sakit Pemerintah, Sekolah Dasar, Menengah dan Atas Negeri serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Survei ini mengukur kenyamanan masyarakat, memperoleh Informasi tentang standar layanan dan interaksi masyarakat

dengan penyelenggara layanan. Khususnya pada bidang administrasi kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan perizinan.

Ini merupakan metode baru yang dilakukan Ombudsman untuk mendapatkan data primer dari pengguna layanan dengan cara memetakan tingkat maladministrasi pada layanan publik dasar.

"Semakin rendah tingkat persepsi terjadinya maladministrasi maka semakin baik persepsi pelayanan publiknya," kata Jumli.

Ia menyebutkan, ada beberapa indikator yang dilihat, namun secara keseluruhan Babel mendapatkan peringkat kedua.

"Secara umum berdasarkan total skor Indek Persepsi Maladministrasi, Bangka Belitung peringkat kedua, Bali peringkat pertama. Jawa Tengah peringkat ketiga, Kalimantan Selatan peringkat keempat, dan Sumatera Selatan peringkat kelima," ujarnya.

Jumli berharap, peringkat kedua persepsi maladministrasi kategori rendah dibeberapa bidang pelayanan publik di Babel terus ditingkatkan. Sehingga bisa terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas dan prima.

"Hasil survei yang dilakukan Ombudsman RI menujukkan tingkat terjadinya maladministrasi terhadap pelayanan publik sangat rendah, menunjukkan persepsi kualitas pelayanan publik di babel persepsi baik," katanya.

Berdasarkan rekapitulasi sebaran indeks tiap fokus layanan untuk Bidang Perizinan

1. Sumatera Selatan (-0.76017),

2. Bali (-0.70677), B

3. Bangka Belitung (-0.23867),

4. Sumatera Barat (-0.09195).

Bidang Administrasi Kepududukan (pada Disdukcapil)

1. Bangka Belitung (-0.75285)

2. Bali (-0.661),

3. Jawa Tengah (-0.38892)

4. Kalimantan Selatan (-0.12851).

Bidang Kesehatan

1. Bali (-0.58493)

2. Bangka Belitung (-0.37437)

3. Jawa Tengah (-0.2329)

4. Kalimantan Selatan (-0.16766)

5. Bengkulu (-0.01547),

6. Sumatera Barat (-0.06636).

Bidang Pendidikan denganPersepsi Maladministrasi katagori rendah

1. Lampung (-0.31479),

2. Bali (-0.18918)

3. Jawa Tengah (-0.07955)

4. Sumatera Barat (-0.0636)



Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...


Loading...
Loading...