• - +
Tingkatkan Pelayanan, KNKT Berikan Tips Memilih Bus Wisata Berkeselamatan
Kabar Ombudsman • Kamis, 22/03/2018 •
 
Seluruh Anggota Bakohumas dan Narasumber dalam Forum Tematik Bakohumas yang digelar oleh KNKT di Hotel Orchard Jakarta (22/03)

SHARE

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) gelar forum diskusi tematik Bakohumas (Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat), dengan tema "Bijak Memilih Bus Wisata Yang Berkeselamatan" di Hotel Orchard, Mangga Dua, Jakarta Pusat (22/03).

Peserta yang hadir terdiri dari seluruh anggota Bakohumas Kementerian dan Lembaga, hadir sebagai narasumber Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko, Ketua Subkomite IK LLAJ KNKT Leksmono Suryo Putranto, dan Rosita Niken Widiastuti, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik.

2 faktor yang harus dikenali ketika ingin berwisata, yaitu kelengkapan kendaraan harus ada sistem pengereman, speedometer, sabuk keselamatan, lampu depan dan sein berfungsi dengan baik, buku KIR masih berlaku, kotak P3K, alat pemukul kaca mobil darurat, badan bus tidak keropos serta kembang/tapak ban tidak gundul dengan ketebalan minimum 1 mm.

Faktor lainnya, pengemudi yang harus dalam kondisi prima sehat jasmani dan rohani, menggunakan seragam, memiliki pengemudi cadangan, selalu menggunakan sabuk pengaman dan tidak menggunakan handphone saat berkendara.

Selain itu, kelengkapan administrasi kendaraan dan Pengemudi juga termasuk hal yang perlu diperhatikan seperti : buku UJI, STNK, SIM, dan Ijin Operasi Angkutan Wisata (Kartu Pengawas Bus)

"Pastikan Perusahaan PD Bus Pariwisata terdaftar di Data Based Direktorat Jenderal Perhubungan terdekat", jelas Wakil Ketua KNKT.

Kepala Biro ASIL Ombudsman RI, Dwi Ciptaningsih juga berpendapat hal yang sama, "Sebaiknya untuk bus pariwisata hotel juga menyediakan kamar gratis untuk supir beristirahat, karna kalau yang dikasih uang bisa dipakai untuk kebutuhan yang lain".

"Kelaikan kendaraan dan pengemudi yang professional wujudkan wisata yang menyenangkan", pesan yang disampaikan oleh Haryo Satmiko diakhir paparannya. (GOH) 


Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...