logo12

Ombudsman Bangun Kemitraan dengan Wartawan

on . Posted in Perwakilan Kepulauan Riau

BATAM (HK) - Untuk menjaring aspirasi dan membangkitkan animo masyarakat Ombudsman Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjalin kemitraan dengan awak media cetak dan elektronik lokal Batam, Kamis (10/11) sore, di Dozen Cafe, Batam Centre.

 

Dengan mengusung tema "Bincang Santai Pelayanan Publik", pihak Perwakilan Ombudsman Kepri mengundang puluhan wartawan lokal, untuk saling bertukar pikiran dan pemahaman, terkait permasalahan layanan publik yang dikeluhkan masyarakat Kota Batam, dan Kepri.

 

 

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Yusron Roni MSi didampingi Asisten Achmad Irham mengatakan, Ombudsman merupakan sebuah lembaga negara yang bersifat mandiri maupun tidak memiliki hubungan organik dengan lembaga negara instansi pemerintahan lainnya. Karenanya bebas dari campur tangan kekuasaan jabatan dan aparatur pemerintah.

 

"Sebagai Ombudsman Perwakilan Kepri, bagaimana kami membangun sebuah kepercayaan kepada masyarakat, untuk dapat mengawasi sebuah pelayanan instansi pemerintah terhadap publik atau masyarakat," kata Yusron Roni.

 

Adapun pihak-pihak yang wajib diawasi Ombudsman, ucap Yusron, yaitu BUNM, BHMN, Perum dan pihak Swasta yang bergerak dalam pelayanan publik, seperti pendidikan, sertifikat, ISO, dan kopetensi profesi.

 

"Dalam hal pengawasan, Ombudsman juga sudah diberikan satu kewenangan sebagai lembaga pemberi sangsi yang dapat melibatkan aparat hukum. Sesuai pasal 8 ayat 2 tahun 2008," ungkap Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri ini.

 

Nah, ungkap Yusron, sebagai mitra dalam mencari informasi publik itu ia mempersilahkan wartawan melakukan investigasi agar dapat memberikan masukan yang positif untuk perubahan yang lebih baik, dan sesuai dengan kaidah jurnalis.

 

Yusron Roni ini juga mengakui atas keterbatasan jumlah personel Ombudsman Kepri, dalam melakukan pengawasan kenerja ASN terkait pelayanan publik itu. 

 

"Kepri in wilayahnya terdiri dari ribuan pulau dan untuk menjangkaunya kesana, dibutuhkan peranan yang dibantu rekan-rekan media, dimana awak media ada yang tinggal di wilayah tersebut. Sehingga, dengan pemberitaannya kami dapat melakukan pengawasan atas data pemberitaan yang akurat. Sehingga, aparat atau instansi yang bersangkutan bisa dilakukan pengawasan hingga pemberian sangsi atas kesalahan atau abai dalam memberikan pelayanan publik," ungkap Yusron Roni lagi.

 

Ombudsman berfungsi sebagai mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara, pemerintahan, dan swasta.

 

"Baik di pusat maupun di daerah termasuk yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Hukum Milik Negara, serta badan swasta ataupun perseorangan yang sudah diberitakan tugas dan fungsi dalam menyelenggarakan pelayanan publik tertentu," paparnya.

 

Sementara Asisten Ombudsman Kepri, Achmad Irham menambahkan, terkait peran media dan wartawan dalam kemitraan tersebut, dapat diwujudkan dalam sebuah konsep kerjasama.

"Kami berharap, dalam kemitraan ini awak media bisa memberitahukan terkait sebuah kejadian dengan pemberitaan yang akurat dan nara sumber yang jelas. Sehingga, dalam proses penanganan layanan publik ini dapat diselenggarakan dan diproses hingga tuntas," imbuh Achmad Irham.

 

Artinya, ucap Achmad, dengan menggunakan media ini tidak hanya diberitakan tetapi akan kita tindaklanjuti terhadap kasus pelanggaran atas penyelenggaran layanan publik sepada ASN, maupun terhadap instansi terkait lainnya. 

 

"Jadi dengan adanya hubungan sinergi antara Media dan Ombudsman ini kami akan bisa melakukan pemeriksaan ASN, penyelesaian dan pemberian sangsi," pungkasnya. (vnr)

 

Sumber: http://www.haluankepri.com/batam/107517-ombudsman-bangun-kemitraan-dengan-wartawan.html