logo12

Ombudsman dan Media Satu Persepsi

on . Posted in Perwakilan Kalimantan Utara

TANJUNG SELOR – Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Amzulian Rifai secara khusus melakukan kunjungan ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (23/8). Lawatannya ke Kota Tanjung Selor, Ibukota Kaltara, ORI serta perwakilannya menyempatkan mengunjungi Kantor Koran Kaltara. Pilihannya ke Koran Kaltara karena media dianggap memiliki perspektif yang sama dengan ORI dalam mengawal segala bentuk kebijakan pelayanan publik.
 
“Disadari bahwa memang di seluruh Indonesia masih banyak problem berkaitan dengan pelayanan, termasuk Kaltara. Perlu diperhatikan bahwa pelayanan yang amburadul sangat dekat dengan praktik pungli hingga korupsi. Makanya seluruh daerah kami minta untuk terus berbenah dan terus meningkatkan pelayanan tersebut,” kata Amzulian di hadapan jajaran redaksi Koran Kaltara.

ORI Minta Akses kepada Pemprov Kaltara

on . Posted in Perwakilan Kalimantan Utara

TARAKAN – Hari ini (23/8), Ombudsman Republik Indonesia (ORI) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, menjalin kerjasama delam peningkatan pelayanan publik yang dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). 
 
Rencananya, MoU ini akan dilakukan oleh Ketua ORI pusat Amzulian Rifai bersama Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

ORI Kaltara Operasi Tangkap Tangan Pungli di Pelabuhan Fery Juata

on . Posted in Perwakilan Kalimantan Utara

KBRN, Tarakan : Mendengar adnya praktek pungutan liar (pungli) di pelabuhan fery juata laut, tim Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan berhasil mengungkap kebenarannya saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

 

Dalam operasi yang dilakukan, tim yang dipimpin langsung Kepala ORI Perwakilan Kaltara, Ibramsyah Amiruddin, mendapatkan sejumlah bukti foto berupa uang maupun surat perjalanan kendaraan yang diterbitkan instansi terkait, serta STNK pemilik kendaraan.

 

Ibramsyah Amiruddin mengungkapkan, OTT ini berawal dari informasi masyarakat yang memberitahukan bahwa di pelabuhan Feri Juwata Laut sering dipungut biaya tidak resmi oleh oknum setempat dari surat perjalanan kendaraan.

 

“Kami tadi coba ke sana, lalu di tindak lanjuti pengaduan itu benar apa tidak, tentang adanya indikasi pungli di pelabuhan Feri Juwata. Kami coba ke sana mulai pagi jam 9, kami berpakaian preman. Kami telusuri penumpang, yang bawa kendaraan, sama petugas, ternyata hampir sama jawaban, ada pungutan,”Jelas Ibramsyah Amirudin Kamis (08/06/2017).

 

Menurut Ibramsyah, dari keterangan sejumlah penumpang maupun pemilik kendaraan, pungutan tersebut bervariasi, Mulai Rp 20.000, dan Rp 50.000. Bahkan menjelang lebaran, jumlah bisa lebih besar hingga Rp 75.000, per kendaraan.

 

“Kalau dari pengakuan penumpang, surat jalan kendaraan ada yang dikeluarkan oleh Polsek setempat, ada juga dari Satlantas Polres Tarakan.  Namun kita sudah mengklarifikasi kepada kepolisian baik Polsek setempat dan Satlantas, terkait pungutan dari surat jalan tersebut. Ternyata, semua gratis alias tidak dipungut biaya,”Ujarnya,

Ibramsyah mengungkapkan, bahwa kegiatan ini seperti sudah terorganisir dengan rapi. Pasalnya, dalam menjalankan aksinya, melibatkan beberapa oknum dari instansi berbeda, namun, Ibramsyah masih merahasikan karena akan melakukan klarifikasi dengan pihak terkait.

 

“Rencananya, kami akan panggil pihak-pihak terkait dalam beberapa hari ke depan untuk mendengarkan keterangan, sebagai tindak lanjut dari proses pemeriksaan dugaan pelanggaran maladministrasi. Jika dari hasil klarifikasi nanti ada indikasi dugaan pungli, pihaknya akan menyerahkan proses hukum kepada Saber Pungli Kota Tarakan pimpinan Wakapolres Tarakan,” tuntasnya (hia/Rst/HF) 

 

Sumber: http://rri.co.id/post/berita/401109/ekonomi/ori_kaltara_operasi_tangkap_tangan_pungli_di_pelabuhan_fery_juata.html

Wow! Ada Pungli di Pelabuhan Feri

on . Posted in Perwakilan Kalimantan Utara

PROKAL.CO, TARAKAN – Praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas pelabuhan kapal feri di Juata Laut, akhirnya terbongkar. Ombudsman Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

 

Kepala Ombudsman Perwakilan Kaltara Ibramsyah Amiruddin mengatakan, diketahuinya praktik pungli di pelabuhan kapal feri tersebut berawal dari informasi masyarakat, yang menyatakan adanya pungutan biaya tidak resmi oleh oknum petugas pelabuhan.

 

Mendapatkan informasi itu, pihaknya mengecek kebenarannya, Kamis (8/6) pagi, sekira pukul 09.00 Wita. “Kami tadi (pagi) coba ke sana, kami tindak lanjuti pengaduan itu benar apa tidak, tentang adanya indikasi pungli di pelabuhan feri Juata. Kami coba ke sana mulai pagi jam 9. Kami telusuri penumpang yang bawa kendaraan, sama petugas, ternyata hampir sama jawaban, ada pungutan,” ungkapnya. (mrs)

 

Sumber: http://bulungan.prokal.co/read/news/7951-wow-ada-pungli-di-pelabuhan-feri.html

 

Disdukcapil Disorot Ombudsman

on . Posted in Perwakilan Kalimantan Utara

PROKAL.CO, TARAKAN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Didukcapil) Kota Tarakan, Jumat (28/4) kemarin dikunjungi perwakilan Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) sekira pukul 09.00 WITA.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Utara Kota Tarakan Ibramsyah Amirudin menjalaskan, kunjungan ini di lakukan pihaknya untuk menilai kelayakan dan pelayanan yang dilakukan oleh Disdukcapil kepada masyarakat Kota Tarakan.