logo12

Ombudsman: Komputer Tes CPNS Kemenkumham Bermasalah

on . Posted in Perwakilan Jawa Tengah

SEMARANG – Kantor Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah menemukan berbagai masalah dalam pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pada pelaksanaan Computer Assesment Test (CAT) yang berlangsung di MG Setos Jalan Inspeksi Semarang, Ombudsman mendapati pengadaan perangkat komputer menuai masalah.

 

Sabaruddin Hulu, Kepala Ombudsman Jateng mengendus sejumlah persoalan serius dari pola distribusi komputer tes CPNS yang dilakukan Kemenkumham dari Bandung. Menurutnya ada keterlambatan pengiriman pengangkat komputer sehingga membuat pelaksanaan tes CPNS di beberapa daerah termasuk Semarang, tersendat.

 

 

“Saya rasa vendor yang berwenang mengurusi pengiriman komputer tes CPNS ini kurang cermat. Jadi ketika dikirim ke Semarang, jumlahnya masih kurang banyak. Padahal, Pak Ibnu (Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng) berwenang menerima barangnya. Pola kerjasama ini yang patut jadi perhatian serius,” ungkap Sabaruddin kepada metrosemarang.com, Rabu pagi (13/9).

 

Ia mengatakan juga terdapat pekerjaan yang tidak beres dari pelaksanaan seleksi CPNS Kemenkumham. Sebab, Sabaruddin menemukan banyak PC maupun laptop dari vendor ternyata barang lawas. Alhasil, ujarnya lagi, ketika dioperasikan sering restart. “Sehingga, diperlukan banyak PC maupun laptop cadangan dalam setiap grup peserta seleksi, baru dilakukan pemasangan. Jika berjalan maksimal, setiap grup semestinya dapat digunakan bagi 200 peserta,” cetusnya.

 

Namun sayangnya, fakta lapangan justru memperlihatkan minimnya jumlah PC maupun laptop cadangan. Saat rusak tidak dapat digunakan secara maksimal. Atas kendala tersebut, ia pun mendesak panitia acara agar memperbaiki hambatan tes CPNS. Semalam telah didatangkan laptop baru sejumlah 115 unit dan PC bekas sejumlah 30 unit. “Dari tadi malam hingga tadi pagi dilaksanakan penggantian PC yang error untuk memaksimalkan  penggunaan,” sergahnya.

 

Selanjutnya dilakukan penggantian komputer yang eror di meja peserta lainnya. Diharapkan untuk tes hari kedua, semua laptopnya dapat digunakan agar jumlah peserta dapat ditingkatkan menjadi 500 hingga 600 orang. “Untuk peserta yang belum ikut seleksi atau ditunda, akan mengikuti ujian pada hari Sabtu dan Minggu di Udinus dan Undip,” katanya usai meminta tanggapan dari pihak panitia seleksi CPNS.

 

Sedangkan di Mako Brimob, pihaknya sempat menemukan penumpukan antrean peserta. Jumlahnya yang membludak membuat tenda panitia overload. “Tetapi bisa sedikit teratasi setelah panitia membuatkan tenda satu lagi untuk mengurai antrean peserta,” bebernya.

 

Meski begitu, temuan di lapangan berbicara lain. Pada pelaksanaan tes CPNS hari kedua di MG Setos, masih banyak peserta yang belum kebagian tes CAT. Mereka bahkan terpaksa menunggu hingga larut malam. Tes akhirnya ditunda pada hari ini. (far)

 

Sumber: https://metrojateng.com/34147-2/