logo12

Ombudsman Lakukan Pemeriksaan Jembatan Batang Bambu di Kelurahan Sunggingan Kudus

on . Posted in Perwakilan Jawa Tengah

MurianewsCom, Kudus – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah melakukan pemeriksaan jembatan tidak layak di Kelurahan Sunggingan, Kabupaten Kudus.

Sebagaimana yang diketahui, beberapa hari terakhir media massa ramai memberitakan jembatan di Kelurahan Sunggingan terdiri dari dua batang bambu yang diikat dan sebatang bambu sebagai pegangan.

 

Jembatan dibangun atas inisiasi warga untuk mempermudah akses anak-anak menuju sekolah. Pemeriksaan yang dilakukan Ombudsman Jawa Tengah ini merupakan bagian dari inisiatif atas prakarsa sendiri sebagai lembaga negara pengawas penyelenggaraan pelayanan publik.

 

Ombudsman sidak Jembatan Batang Bambu di Kudus

on . Posted in Perwakilan Jawa Tengah

Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Jawa Tengah mendatangi lokasi Jembatan Batang Bambu tidak layak yang berada di Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Jembatan tersebut merupakan penghubung terdekat bagi anak-anak sekolah dari rumah mereka yang berada di seberang sungai yang dibangun atas inisiatif warga.

 

Keberadaan jembatan di Kelurahan Sunggingan terdiri dari dua batang bambu yang diikat serta sebatang bambu lainnya sebagai pegangan, menjadi ramai diberitakan.

 

Ombudsman Sidak Jembatan Batang Bambu di Kelurahan Sunggingan

on . Posted in Perwakilan Jawa Tengah

Kudus, isknews.com – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah melakukan pemeriksaan jembatan tidak layak di Kelurahan Sunggingan, Kabupaten Kudus, Kamis (12/10/17).

Sebagaimana yang diketahui, beberapa hari terakhir media massa ramai memberitakan jembatan di Kelurahan Sunggingan terdiri dari dua batang bambu yang diikat dan sebatang bambu sebagai pegangan. Jembatan dibangun atas inisiasi warga untuk mempermudah akses anak-anak menuju sekolah. Pemeriksaan yang dilakukan Ombudsman Jawa Tengah ini merupakan bagian dari inisiatif atas prakarsa sendiri sebagai lembaga negara pengawas penyelenggaraan pelayanan publik.

BPN Ditarget Sertifikatkan 630 Ribu Tanah di Jateng

on . Posted in Perwakilan Jawa Tengah

SEMARANG- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat baru 50?ri total 21,3 juta bidang tanah di Jateng yang telah bersertifikat. Minimnya kepemilikan tanah menjadi salah satu faktor sengketa antarwarga dan warga dengan pemerintah. Untuk memacu kepemilikan tanah, Presiden Joko Widodo menarget BPN tahun ini menyertifikatkan 630 ribu bidang tanah di Jateng. Tahun depan meningkat menjadi 1,245 juta sertifikat. ”Kenapa ini jadi prioritas? Sebab, setiap saya ke kabupaten/provinsi, isi keluhan kepada saya soal sengketa tanah, baik dengan tetangga, perusahaan, maupun pemerintah,” kata Jokowi saat membagikan sertifikat untuk 7.000 bidang tanah bagi warga eks Karesidenan Semarang di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, Senin (9/10).

 

Hadir dalam acara tersebut Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Mensesneg Pratikno, Gubernur Ganjar Pranowo, dan sejumlah bupati/wali kota, serta penerima sertifikat. Lebih parah lagi, lanjut Jokowi, dari 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia, baru 46 juta bidang yang telah bersertifikat. Artinya belum ada separuh. Karena itu, secara nasional, dia memerintahkan Menteri ATR/BPN untuk menyertifikatkan 5 juta bidang pada 2017, 7 juta bidang pada 2018, dan 9 juta bidang pada 2019. Target disebut mantan Wali Kota Solo ini sebagai target gila-gilaan. Dia akan menghitung betul berapa realisasi dari setiap target yang telah ditetapkan. Karena itu, saat penyerahan sertifikat pada masyarakat, tak sekadar simbolisasi, Jokowi meminta semua penerima menunjukkan sertifikat yang ditelah didapat.

 

Ombudsman Jawa Tengah Awasi Pelaksanaan Ujian SIM dan E-Tilang

on . Posted in Perwakilan Jawa Tengah

KBRN, Semarang : Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, Kamis (28/9/2017) mendatangi Satpas Satlantas Polrestabes Semarang untuk meminta klarifikasi langsung atas laporan masyarakat mengenai pelayanan publik pelaksanaan ujian SIM C dan melakukan monitoring atas pelayanan e-tilang CCTV.

Tim Ombudsman Jawa Tengah dipimpin oleh Plt. Kepala Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu diterima langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi. Dalam pertemuan tersebut, Kasat Lantas Polrestabes Semarang memberikan penjelasan bahwa sejak tanggal 25 September 2017, terdapat kurang lebih 178 pelanggaran lalu lintas yang tersorot di CCTV. Adapun pelanggarnya tercatat sebagian besar didominasi pengendara kendaraan bermotor roda dua.