logo12

UNBK Tingkat SMP, 70 Persen Masih Gabung di SMK dan SMA

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

RMOLJabar. Asisten Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat yang juga menjadi Koordinator Pemantauan Pelaksanaan UN dan USBN tahun 2017 Noer Adhe Purnama mengatakan, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu hampir 70 persen masih gabung ke SMK atau SMA dalam pelaksanaan ujiannya.

Ia mengira perbedaan waktu ujian SMK, SMA dan SMP untuk perbaikan sistem agar sistem tidak terlalu kerja keras, karena siswa SMK/SMA ini jutaan orang di Indonesia.

"Saya pikir untuk perbaiki sistem karena sistem nya lebih lancar IT nya. Tapi ternyata bukan, ini dugaan awal. Ternyata SMK, SMA dipisahkan itu kemudian agar SMA yang belum bisa menyelenggarakan UNBK mandiri sendiri bisa gabung di SMK yang sudah selesai melakukan UNBK," ujar Noer kepada RMOLJabar. Senin (17/04).

Begitupun kata dia, untuk tingkat SMP sendiri juga dipersiapkan hampir 70 persennya itu masih gabung di SMA dan SMK.

"Seperti hal nya, di kota Cimahi, di kota Bandung, bahkan kalau di Karawang hampir belum siap UNBK, akan tetapi masih UNKP sekolah-sekolahnya," tuturnya.

Dengan demikian, Harapan Ombudsman sendiri ketika pemerintah membuat satu sistem UNBK yang dirasa memang baik untuk meminimalisir kebocoran soal, jual beli kunci jawaban dan yang lainnya, harus juga melihat kondisi di lapangan.

"Seharusnya juga pemerintah memikirkan kondisi atau kendala dari setiap sekolah dilapangan seperti apa. Mulai dari sarana prasarananya, IT nya seperti apa, itu juga harus di pikirkan," jelasnya.

Walaupun lanjut dia, untuk UNBK ini, pihak sekolah yang mengajukan, ketika mereka mempunyai 20 komputer sudah wajib untuk mengikuti UNBK.

"Sedangkan kalau melihat aturannya sendiri minimal punya komputer itu sepertiga dari total peserta yang mengikuti ujian. Itu aja aturannya sudah saling kontradiktif," tegasnya.

Artinya aturan dari POS UN sendiri yaitu, sepertiga dari seluruh siswa yang mengikuti ujian.

"Mislanya rata-rata peserta ujian 200 atau 300 berarti harus mempunyai komputer 100," tandasnya.[gun/rmol]

(Sumber: http://www.rmoljabar.com/read/2017/04/17/40764/UNBK-Tingkat-SMP,-70-Persen-Masih-Gabung-di-SMK-dan-SMA-)

Tags: ombudsman jawa barat, UN 2017 USBN 2017 unbk 2017