logo12

Ombudsman Jabar Nilai UNBK 2017 Bisa Terindikasi Pungli

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

BANDUNG, (PRFM) - Koordinator Pemantauan Pelaksanaan UN-UNBK Ombudsman Jawa Barat, Noer Adhe Purnama mencurigai pelaksanaan UNBK 2017 bisa terindikasi pungutan liar (pungli). Pasalnya, sejumlah SMP di Jawa Barat khususnya Kota Cimahi dan Bandung yang belum siap secara fasilitas komputer harus menumpang menggelar ujian di sekolah lain.

Menurut Adhe, dengan sistem menumpang tersebut bisa menjadi peluang sekolah meminta uang tambahan kepada orang tua siswa dengan dalih biaya pemeliharaan komputer. Kasus seperti ini dituturkannya pernah terjadi pada tahun 2016 lalu.

"Hampir 60 persen SMP di Cimahi dan juga Bandung itu pelaksanaan UNBK-nya menumpang ke SMA atau SMK lainnya, mereka belum bisa mengadakan ujian secara mandiri. Sehingga peluang ini lah yang membuat adanya indikasi sekolah memberatkan biaya tambahan ke orang tua siswa dari sekolah yang ditumpangi," ucap Adhe kepada Radio PRFM, Rabu (5/4/2017).

 

Oleh karena itu, catatan bagi pemerintah dari Ombudsman Jabar dikatakan Adhe yaitu, perlu adanya persiapan yang lebih matang seperti saran dan prasanan dalam melaksanakan UNBK kedepanya.

"Bagaimana pihak sekolah bisa menyelenggarakan ujian jika komputer tidak memadai. Saat Februari atau Maret berkoordinasi, kita gembiar Jabar hampir 100 persen siap UNBK, kami pikir sudah mandiri, tapi ternyata beberapa sekolah menumpang. Ini sih dipaksakan tapi niatnya baik," pungkasnya.

(http://prfmnews.com/berita.php?detail=ombudsman-jabar-nilai-unbk-2017-bisa-terindikasi-pungli