Kualitas Pengawas UN 2016 Lemah, Ini Temuan Ombudsman

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Jawa Barat menemukan indikasi lemahnya tingkat pengawasan ujian pada Ujian Nasional (UN) 2016 tingkat SMA/SMK/MA sederajat di wilayah Jawa Barat.

Kepala Ombudsman perwakilan Jawa Barat, Haneda Sri Lastoto menjelaskan, temuan itu didapatkan setelah tim Ombudsman RI perwakilan Jawa Barat memantau pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK/MA dibeberapa wilayah di Jawa Barat.

Ombudsman Temukan Banyak Pelanggaran UN di Jabar

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

Ombudsman RI Perwakilan Jabar masih menemukan sejumlah pelanggaran Ujian Nasional (UN) SMA/SMK tahun 2016 di sejumlah daerah di Jabar. Di antara beberapa pelanggaran itu adalah masih ditemukan siswa yang bekerjasama di ruang ujian siswa dan ada pengawas yang membawa handphone ke ruang ujian Seperti yang terjadi di Pangandaran.

"Dalam aturan (POS) UN pengawas tidak boleh membawa alat elektronik ke ruang ujian. Hal tersebut membuat pengawas lalai akan tugasnya dan memberikan kesempatan kepada peserta ujian untuk melakukan kecurangan," kata Ketua Ombudsman Perwakilan Jabar, Haneda Tri Lastoto kepada wartasan, Kamis (7/4/2016).

Laporkan Pelanggaran UN di Jabar Melalui Ombudsman

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

BANDUNG, (PR).- Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat membuka Pos Pemantauan dan Pengaduan Ujian Nasional dan Penerimaan Peserta Didik Baru 2016 pada wilayah penyelenggaraan Ujian Nasional dan PPDB di Provinsi Jawa Barat mulai Senin, 4 April 2016.

Pemantauan dilakukan secara pasif dengan memantau berita di media, maupun secara aktif mendatangi sekolah-sekolah yang menyelenggarakan UN.

Karut-marut UN 2013 di Jabar dilaporkan ke Ombudsman

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

Rabu, 17 April 2013 | 17:37 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Koalisi Pendidikan Jawa Barat (Jabar) yang beranggotakan beberapa Komite Sekolah, Forum Guru, Forum Orangtua Siswa, dan Asosiasi Guru-guru se-Jawa Barat, melaporkan hasil temuan pelanggaran dan permasalahan teknis Ujian Nasional (UN) 2013 ke Ombudsman Perwakilan Jabar, Rabu (17/4/2013).

Menurut Sekretaris Jenderal Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Iwan Setiawan, laporan tersebut mencakup beberapa permasalahan dan pelanggaran, antara lain, masih banyaknya soal UN dan lembar jawaban UN (LJUN) yang tertukar, kekurangan soal ujian dan LJUN, termasuk soal fotokopian.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker