logo12

Ombudsman Sebut Angka Pengaduan Warga Kota Bandung Menurun

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

KOTA Bandung akan mendapatkan peringkat hijau dari Ombudsman Indonesia. Pasalnya kinerja Pemkot Bandung mengalami peningkatan, terutama menyangkut penurunan keluhan atau pengaduan warga.

 

"Kalau merujuk hasil survey yang akan di-launching untuk 2017, Pemkot Bandung secara nasional akan mendapat peringkat hijau. Karena dalam survey tersebut terdapat 14 stabdar pelayanan publik yang akan diukur seperti sarana dan prasarana, komponen serta masih banyak lagi," ungkap Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, Haneda Lastoto pasa sosialisasi Ombudsman di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Minggu (10/9/2017).

 

Kini, ia terus mengupayakan untuk terjun langsung ke masyarakat sehingga dapat menggali dan menerima langsung pengaduan akan persoalan yang ada. Kendati untuk respon masyrakat dari Kota Bandung cukup aktif.

 

"Ini menjadi agenda nasional dimana masing-masing perwakilan membangun dan mengawal agar ada kelompok pengawas yang secara legal. Yang me dorong pengambilan peran aktif publik dari masing-masing wilayah," ujarnya.

 

Kendati demikian, diakuinya masih ada beberapa persoalan yang perlu diperbaiki di Kota Bandung, salah satunya yakni "Penundaan Berlarut". Dalam permasalahan tersebut, pelayanan yang diberikan tidak sesuai jadwal dan terus memperpanjang waktu, yang akhirnya menjadi keluhan di masyarakat.

 

"Sebagai contoh misalnya untuk pelayanan sebebarnya hanya membutuhkan waktu satu minggu, tapi terus diperlambat hingga akhirnya muncul 'Kalau mau cepat biar dibantu'. Kata dibantu ini yang menimbulkan konotasi memberikan sesuatu yang menjadi persoalan di masyarakat," tuturnya.

 

Haneda menjelaskan persoalan tersebut tidak terjadi di seluruh SKPD Kota Bandung tapi hampir sebagian besar. Mengingat dengan konsep smart city yang diusung oleh Pemkot Bandung, maka akan terlihat berbagai hal terkait pelayanan publik yang ujungnya berpengaruh kepada tunjangan kinerja.

 

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kota Bandung, Yossi Irianto mengatakan bahwa rapor di Kota Bandung mengalami kemajuan dalam tiga tahun terkahir, yakni dari merah menjadi hijau. Sehingga menjadi tanggung jawab moral Pemkot Bandung untuk mempertahankan prestasi tersebut.

 

Yossi menuturkan bahwa yang paling dirasa cukup sulit yakni bagaimana merubah mindset dan kultur di masyarakat. Termasuk dalam merubah perilaku pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Bandung, terkait persoalan yang ada dalam layanan Pemkot Bandung.

 

"Dalam 2017 ini maka kita pastikan bahwa untuk perizinan tidak menyebar tapi ada berada satu pintu di DPMPTSP. Jadi kita akan pangkas birokrasi yang panjang karena masih ada maladministrasi yang masih dikeluhkan," tambahnya. (rio)**

 

Sumber: http://www.galamedianews.com/bandung-raya/160638/ombudsman-sebut-angka-pengaduan-warga-kota-bandung-menurun.html

Ombudsman Kisahkan Pensiunan Polisi yang 22 Tahun Tak Dapat SK Pensiun

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Siang tadi, tepatnya di Balai Kota Bandung, terdapat sosialisasi Ombudsman yang dihadiri oleh Serketaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto, Minggu (10/9/2017).

 

Selain menjabarkan jobdesk dan hal - hal yang berkenaan dengan lembaga pengawas pelayanan publik tersebut, anggota Ombudsman, Ahmad Alamsyah Saragih, juga mengisahkan seorang pensiunan polisi yang bermasalah mengenai pelayanan publik.

 

Administrasi SKTM yang Paling Banyak Dikeluhkan dari Kota Bandung

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

BANDUNG, (PR).- Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia Lely Pelitasari Soebekty akhirnya tahu penyebab mengapa Ombudsman Jawa Barat hanya menerima 156 laporan dari Kota Bandung selama setahun. Ternyata, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bandung telah lebih dulu menyaring laporan tersebut dan menyelesaikannya di tingkat bawah.

 

Hal itu terungkap saat Lely mendapat laporan dari Ketua LPM Kota Bandung Merdi Hajiji yang dilontarkan dalam acara Sosialisasi Ombudsman di Plaza Balai Kota Bandung, Minggu 10 September 2017. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto, Anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih, dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat Haneda Sri Lastoto.

 

 

Ombudsman RI Libatkan Masyarakat Pantau Pelayanan Publik Pemkot Bandung

on . Posted in Perwakilan Jawa Barat

BANDUNG - Ombudsman RI akan terus melibatkan masyarakat dalam melakukan pemantauan proses pelayanan publik milik pemerintah agar lebih berkualitas. Peran serta masyarakat dinilai sangat signifikan dalam upaya pemerintah, khususnya Pemkot Bandung, dalam melakukan perbaikan pelayanan publik. 

Karena itu, Ombudsman RI pun merasa perlu terus melibatkan masyarakat dalam melaksanakan pengelolaan negara yang lebih berkualitas. "Itu bisa dilakukan melalui pelayanan publik yang semakin baik. Maka dari itu, Ombudsman merasa perlu terus melibatkan masyarakat dalam melaksanakan pengelolaan negara yang lebih berkualitas melalui pelayanan publik yang semakin baik," kata Anggota Ombudsman RI Alvin Lie dalam kegiatan "Sosialisasi Ombudsman RI" di Ruang Serba Guna Balai Kota Bandung, Minggu (27/8/2017).