logo12

Ombudsman Babel Bentuk Jejaring Sobat Ombudsman

on . Posted in Perwakilan Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ombudsman RI Perwakilan Bangka Belitung, Kamis (12/10/2017 bertempat di Cordela Hotel Pangkalpinang, menggelar pelatihan atau Training of Trainer jejaring dengan nama Sobat Ombudsman.
Kegiatan tersebut melibatkan 14 komunitas, perwakilan mahasiswa (BEM), perwakilan pelajar (OSIS), pemuda, Ormas, Komunitas Peduli Perempuan dan Anak, Perkumpulan Pengusaha (PBMI), Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan Karang Taruna.

Kegiatan ini dibuka langsung secara resmi oleh perwakilan dari pimpinan Ombudsman RI pusat, Marsetiono.

 

Dalam sambutannya Marsetiono mengatakan kegiatan TOT ini bukan hanya dilakukan di Babel saja tapi juga di 34 perwakilan Ombudsman RI yang ada di Indonesia.


"Ini memang telah di programkan oleh Ombudsman RI dan Ombudsman Perwakilan termasuk di Bangka Belitung. Yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik," imbuhnya.


Ia berharap para peserta ini bisa membantu masyarakat dan Ombudsman serta bersinergi dalam mendorong para penyelenggara dan pelaksana pelayanan publik dalam melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang ada di Babel.


"Sesuai amanah UU 25/2009 tentang pelayan publik pasal 35, pengawasan pelayanan publik diawasi oleh pengawas eksternal yaitu masyarakat, Ombudsman, dan DPRD. Sebabnya peran masyarakat sangat penting," ungkap Marsetiono.
Sementara Kepala Ombudsman RI Perwakilan Babel Jumli Jamaluddin menjelaskan dipelatihan tersebut para peserta yang dipilih oleh Ombudsman menjadi Sobat Ombudsman diharapkan paham pelayanan publik, maladministrasi atau penyimpangan pelayanan publik, dan mengenal serta paham dengan tupoksi dan kewenangan Ombudsman sebagai pengawas pelayanan publik.


Diharapkan mereka setelah mendapatkan pelatihan dapat menyampaikannya ke masyarakat sampai ke desa-desa maupun daerah pelosok yang tidak terjangkau oleh Ombudsman di Babel.


" Selain itu mereka ini nantinya dapat berperan aktif mau menyampaikan maupun mendampingi dan membantu masyarakat yang mendapatkan pelayanan yang buruk dialaminya dan melaporkan ke instansi yang teradu ataupun ke Ombudsman," jelas Jumli.


Lebihlanjut ia mengatakan visi dan misi Ombudsman RI diantaranya dalam rangka meningkatkan partisifasi masyarakat, memperkuat serta pemberantasan dan pencegahan maladministrasi dan korupsi, melalui strategi peningkatan koordinasi dengan lembaga hukum serta peningkatan partisipasi masyarakat.


Tujuan pelatihan partisipatif ini adalah, sebagai perwakilan masyarakat atau agen Ombudsman, nantinya Sobat Ombudsman dapat menjadi komunitas masyarakat yang dapat berperan aktif untuk kemajuan pelayanan publik..
"Ada 3 modul dalam kegiatan TOT nantinya yang akan disampaikan oleh fasilitator dari asisten Ombudsman RI Babel. Untuk tahap pertama hari ini akan di TOT dengan modul pertama mengenai pemahaman Pelayanan publik, maladministrasi dan Ombudsman. Pada tahapan berikutnya akan diberikan TOT dengan modul dua dan seterusnya modul 3, pada waktu-waktu yang akan datang," pungkas Jumli.‎(*)

Sumber: http://bangka.tribunnews.com/2017/10/12/ombudsman-babel-bentuk-jejaring-sobat-ombudsman