logo12

Yoseph : Berani Pungli, Berhadapan dengan Kementerian

on . Posted in Perwakilan Bangka Belitung

Klikbabel.com,Pangkalpinang - Ribuan Pencari Kerja (Pencaker) di Bangka Belitung (Babel), Senin (11/9/2017) mulai menggelar tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM. Kepala Kanwil Kumham Babel, Yoseph menegaskan pelaksanaan akan berlangsung transparan.

Ia pun menjamin tidak adanya kecurangan. Bahkan, ia akan melakukan tindakan tegas kepada oknum yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) atau melakukan kecurangan. "Kalau berani melakukan silahkan tanggung jawab, akan kami tindak dan serahkan ke pihak Kementerian langsung," tegasnya kepada klikbabel.com, Senin (11/9/2017).

 

 

Penegasan itu juga dikatakan Yoseph selalu ia berikan kepada pegawainya setiap melakukan apel. "Bahkan setiap hari, setiap kali apel pasti saya beri arahan tentang tindakan yang merugikan para CPNS yang mengikuti seleksi ini," ungkapnya. "Kami akan terus berusaha agar transparan seleksi CPNS ini, dan bekerjaan sama dengan Ombudsman, guna mencegah terjadinya pungli, atau permasalahan yang membuat masyarakat merasa tercurangi," ungkapnya.

Senada, Kepala Ombudsman Babel, Jumli Jamaludin juga menyampaikan dalam proses penerimaan CPNS pihaknya selalu melakukan pengawasan. "Kami akan berusaha semaksimal mungkin memantau jalannya tes CPNS ini sehingga mencegah terjadinya terutama pungli oleh oknum-oknum tertentu," katanya.

Ia juga mengatakan ada empat poin yang akan mereka nilai yakni penyalahgunaan wewenang, penyimpangan prosedur, permintaan uang, barang dan jasa dan tidak kompeten atau tidak layak. Ia juga mengatakan untuk sementara belum ditemukan adanya tindakan yang merugikan masyarakat yang ikut CPNS.

"Kami berharap masyarakat juga kerja sama untuk mencegah terjadinya pelanggaran dalam penerimaan CPNS ini," harapnya. "Jangan Sungkan untuk segera melaporkan kepada pihak Ombudsman, jika melihat atau merasa dirugikan," tutupnya.

Sumber: http://klikbabel.com/2017/09/11/yoseph-berani-pungli-berhadapan-dengan-kementerian