logo12

Ombudsman RI Dorong Kemudahan Berusaha

on . Posted in Siaran Pers

SIARAN PERS
Jumat 12 Agustus 2016

Ombudsman RI Dorong Kemudahan Berusaha

JAKARTA- Ombudsman RI mendorong perbaikan pelayanan publik di bidang perizinan usaha guna meningkatkan peringkat Indonesia dalam survei The Ease Of Doing Business (Kemudahan Berusaha) yang dirilis oleh World Bank Group.

Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala memaparkan, dalam Survey the Ease Of Doing Business (Kemudahan Berusaha) yang dirilis oleh World Bank Group pada tahun 2015 , posisi Indonesia naik 11 peringkat . “Dari sebelumnya berada di peringkat 120 menjadi peringkat 109 dari total 189 negara yang disurvei. Survei ini dilakukan terhadap Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kota Surabaya dan PTSP di Provinsi DKI Jakarta,” terang Adrianus di Kantor Ombudsman RI, Jumat(12/8).

Ombudsman Terbitkan 9 Rekomendasi dan 2 Saran terkait Penataan Kampung Dadap

on . Posted in Siaran Pers

JAKARTA – Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman Republik Indonesia, menerima laporan warga Kampung Dadap terkait dengan Penataan bangunan milik warga Kampung Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Penataan tersebut dilakukan terkait dengan adanya penataan wilayah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dalam Investigasi Tim Ombudsman RI menemukan potensi penyimpangan dalam proses penertiban kampung dadap yang menjurus maladministrasi. Temuan lapangan Tim Ombudsman RI menemukan dua bentuk maladministrasi berupa pengabaian hukum dan tindakan melampaui wewenang dalam penertiban (penggusuran 4) bangunan milik warga Kampung Dadap.

Tingkatkan Mutu Pelayanan Ibukota, Ombudsman RI Beri Saran Gubernur DKI Jakarta

on . Posted in Siaran Pers

“Agar tak makin bertambah, masalah pelayanan sekecil apapun harus segera diperbaiki. Ini dilakukan semata-mata demi menjaga rasa aman, keadilan dan kesejahteraan yang semakin baik bagi masyarakat.”
 
JAKARTA – Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman Republik Indonesia, menemukan aneka potensi penyimpangan pelayanan publik menjurus maladministrasi pada enam fokus pelayanan di DKI Jakarta. Keenam fokus itu adalah Pelayanan Transportasi (Transjakarta), Kesesuaian Rencana Tata Ruang dan Wilayah di Kawasan Kemang, Penyelenggaraan Car Free Day, Reklamasi Pantai Jakarta Utara di Kampung Luar Batang, Pengujian KIR di Dishub DKI Jakarta, dan Pembangunan Gedung SMPN 164.

PRESS RELEASE PEMANTAUAN MUDIK

on . Posted in Siaran Pers

Berdasarkan tugas yang diatur dalam ketentuan Pasal 7 huruf d Undang-undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia, serta mengingat pelayanan publik dalam momentum mudik lebaran merupakan permasalahan yang menjadi perhatian publik karena melibatkan jumlah pengguna layanan yang sedemikian besar, Ombudsman RI melakukan pemantauan terhadap kondisi pelayanan publik dalam menghadapi arus mudik lebaran tahun 2016, yang akan dilaksanakan mulai dari H-3 hingga H+3 lebaran. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa masyarakat memperoleh pelayanan sebagaiman mestinya.

Adapun mekanismenya dilakukan dengan dua cara. Pertama, Ombudsman akan memantau secara langsung beberapa tempat pelayanan mudik seperti terminal bus, stasiun kereta, pelabuhan dan Bandara. Namun karena keterbatasan waktu dan SDM, sampel pemantauan hanya dapat dilaksanakan di Jabodetabek dan sekitarnya. Selama proses pemantauan tersebut, akan ada gerai pengaduan Ombudsman RI untuk menerima keluhan masyarakat.

Kedua, Ombudsman membuka SMS pengaduan di Nomor 0813-1100-9204. Warga yang menyaksikan dan/atau mengalami kendala pada saat mudik dapat menyampaikannya melalui nomor tersebut. Permasalahan yang diadukan itu nantinya akan segera diteruskan kepada pejabat yang berwenang untuk diberikan solusi.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat di daerah manapun yang sedang dalam perjalanan mudik atau balik dapat memperoleh pelayanan sebagaimana mestinya. Bagi instansi penanggung jawab seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian, hal ini dapat menjadi tambahan informasi untuk memaksimalkan pelayanannya pada saat mudik serta perbaikan layanan pada waktu yang akan datang.


Info lebih lanjut dapat menghubungi:
Tumpal Simanjuntak
HP. 081283133531

Ombudsman RI: “Gedung Pemerintah Wajib Tunjukkan Sertifikat Laik Fungsi”

on . Posted in Siaran Pers

Peristiwa anjlok/jatuhnya salah satu lift RS Fatmawati dari lantai 4 ke lantai 1 menyisakan dugaan maladministrasi. Sertifikat Layak Fungsi (LSF) gedung RS Fatmawati tidak bisa ditunjukkan. Padahal SLF itu adalah salah satu dokumen perizinan yang harus dilengkapi sebuah gedung negara sebagaimana Peraturan Menteri Pekerjaan Umum 45/PRT/M/2007 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara.

JAKARTA – Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman Republik Indonesia, mendapati sejumlah catatan atas peristiwa anjloknya lift RS Fatmawati belum lama ini. Catatan ini mengarah pada dugaan maladministrasi oleh pengelola RS Fatmawati yang berpotensi membahayakan pengunjung maupun pasien rumah sakit tersebut.

Artikel Ombudsman