Perayaan HUT ke-17: Ombudsman Beri Apresiasi Pelaksana Pelayanan

on . Posted in Siaran Pers

JAKARTA – Ombudsman Republik Indonesia, pada hari ini, 10 Maret, genap berusia 17 tahun. Pada perayaan hari jadinya, lembaga negara pengawas pelayanan publik ini memberikan apresiasi kepada sejumlah pelaksana pelayanan yang telah menunjukkan dedikasinya secara langsung kepada masyarakat. Untuk pemberian apresiasi itu, Ombudsman RI menerjunkan tim ke dua titik: Stasiun Manggarai dan Pintu Air Manggarai.

Stasiun Manggarai dipilih menjadi obyek pemberian apresiasi karena titik ini tidak pernah sepi dari masyarakat pengguna pelayanan. Selain menjadi salah satu titik transit, Stasiun Manggarai dikenal dengan pengguna Commuter Line yang membludak pada pagi dan malam hari. Kondisi ini jelas membutuhkan para pelaksana pelayanan yang solid dan gigih. Atas dasar itu, apresiasi bagi para pelaksana pelayanan di Stasiun Manggarai perlu dilakukan.

Para pelaksana pelayanan yang menerima apresiasi Ombudsman RI antara lain: Kepala Stasiun, Masinis Kereta, Pengawas Peron, Petugas Kebersihan, Penjaga Loket, dan Polisi Khusus (Polsus) Stasiun. Selain petugas stasiun, Ombudsman RI juga memberikan apresiasi kepada penjaga pintu air Manggarai yang senantiasa sigap memantau volume ketinggian air dan berusaha menghindarkan warga Jakarta dari bencana banjir dengan membuka dan menutup pintu air sesuai kebutuhan.
 
“Tugas dan tanggungjawab yang mereka emban selaku pelaksana pelayanan publik jelas bukan hal yang ringan, pekerjaan mereka memerlukan dedikasi dan integritas tinggi, mereka laik mendapat apresiasi,” ungkap Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai, Jumat (10/03/2017).

Pada perayaan hari jadi ke-17 ini, Ombudsman RI juga mengajak penyelenggara pelayanan publik untuk terus melakukan pembenahan pada unit pelayanan publik, di antaranya, dengan memenuhi standar pelayanan sebagaimana UU 25/2009 dan mengelola pengaduan masyarakat secara baik. Hal ini dilakukan agar praktik maladministrasi, seperti penundaan berlarut dan permintaan pungli bisa dicegah.

“Itulah mengapa kami memasang spanduk raksasa di Gedung Ombudsman RI agar semua pihak sadar dan mendukung program pencegahan praktik maladministrasi,” terang Amzulian.

Pada kesempatan ini juga, Ombudsman RI mengajak partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. Masyarakat diharapkan bisa turut serta mengawasi dan melaporkan setiap praktik penyimpangan pelayanan publik ke unit pengaduan penyelenggara pelayanan. Bilamana pengaduan masyarakat tidak ditindaklanjuti sebagaimana mestinya, masyarakat bisa menyampaikan pengaduan ke Ombudsman RI.

Untuk mengelola pengaduan masyarakat, Ombudsman RI menyiapkan aneka kanal pengaduan call center 137 dan hotline 0821 3737 3737 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan melalui telepon dan aplikasi WA. Selain itu, akses penyampaian pengaduan melalui surel (email) juga tersedia di Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya..">Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.. Masyarakat juga masih bisa menyampaikan pengaduan secara langsung ke Kantor Ombudsman RI yang terletak di lantai dasar.

“Kami berharap, di hari jadi Ombudsman RI ke-17 ini, pelayanan publik yang baik bisa dirasakan oleh semua pihak termasuk oleh masyarakat,” jelas Amzulian. (ORI).

Tags: Ombudsman Republik Indonesia pelayanan publik siaran pers 17 tahun ori

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Artikel Ombudsman

  • Pelayanan Publik Inklusif

    OMBUDSMAN Republik Indonesia sejak 2013 telah melakukan penilaian dan pemeriksaan tingkat kepatuhan di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terhadap standar pelayanan publik.