logo12

Ombudsman Republik Indonesia Dorong Penguatan Diplomasi

on . Posted in Berita

JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia mendorong penguatan diplomasi publik dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah yang harus diambil adalah mereduksi maladministrasi dan korupsi dengan mereformasi dan membangun budaya hukum.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Ombudsman Prof. Amzulian Rifai saat menjadi pembicara dalam Diklat Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan 58 di Pusdiklat Kementerian Luar Negeri, Selasa (18/4).

Amzulian menjelaskan untuk meningkatkan pelayanan publik yang terpenting adalah sumber daya manusia dan teknologi. “Saat ini pelayanan publik sudah lebih baik, akan tetapi tetap harus ditingkatkan lagi dengan pengembangan Sumber Daya Manusia dan teknologi. Pelayanan publik yang buruk memungkinkan praktik pungli dan korupsi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amzulian juga menjelaskan pada tahun 2015 dan 2016 Ombudsman RI melakukan kajian tentang Perbaikan tata kelola TKI. Kajian ini menghasilkan beberapa saran yang telah ditindaklanjuti oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Kementerian Tenaga Kerja.

“Contohnya perbaikan Balai Latihan Kerja (BLK) dan diupayakan ada BLK luar negeri dan perbaikan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS),” kata Amzulian.

Acara yang di ikuti 28 orang Diplomat Madya yang pernah setidaknya bertugas satu kali sebagai perwakilan RI di luar negeri dan telah menjadi PNS selama kurang lebih sepuluh tahun. Acara ini mengangkat tema untuk meningkatkan diplomasi ekonomi, diplomasi maritim dan perlindungan WNI. (Humas ORI)

Tags: amzulian rifai, Ombudsman Republik Indonesia pelayanan publik

Artikel Ombudsman