• - +

Artikel

Ombudsman Papua Barat pantau pelaksanaan UN tingkat SMK di Papua Barat
ARTIKEL • Selasa, 10/04/2018 • NIna Lalenoh
 
Pemantauan Ujian Tingkat SMK yang mengalami permasalahan CD untuk soal listening

SHARE


Manokwari- Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMK di Papua Barat dilaksanakan dari tanggal 3 sampai 7 April 2018. Hal ini dikarenakan pelaksanaan UN baru dimulai Selasa 3 April 2018 karena pada tanggal 2 april 2018 merupakan hari libur perayaan Paskah ke 2 di daerah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Nortbertus Kepala Perwakilan Ombudsman Papua Barat menyampaikan bahwa pemantauan UN tahun 2018 berada di 3 wilayah antara lain Kabupaten Manokwari, Kota Sorong dan Kabupaten Teluk Wondama. 

"Pemantauan pelaksanaan UN bagian dari tugas Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik yang mana memastikan bahwa UN tingkat SMK berjalan lancar tanpa kendala dan hambatan. Selain itu jika ada hal-hal yang menjadi temuan Ombudsman dapat dijadikan koreksi bagi sekolah dan dinas terkait untuk perbaikan dalam pelaksanaan pelayanan UN di tahun tahun mendatang" tambahnya.

Menurut Nortbertus, selama ini temuan Ombudsman di tahun sebelumnya selalu kami sampaikan kepada sekolah untuk dilakukan perbaikan yang tentunya sesuai dengan POS UN sehingga harapan kami ditahun ini harus lebih baik. Temuan Ombudsman yang tahun lalu kami tekankan bahwa pengawas dilarang membawa alat komunikasi saat mengawas dan kami langsung sampaikan kepada Kepala Sekolah jika memang kami temukan di ruang ujian dan Kepala Sekolah berjanji akan melakukan pembinaan kepada pengawas yang melanggar aturan tersebut. 

Selama pemantauan pelaksanaan UN tingkat SMK tidak ada kendala berarti dan sekolah telah mempersiapakan antisipasi pemandaman listrik dan jaringan internet dengan mengirim surat pada instansi terkait. Namun bagi sekolah yang melaksanakan UNKP masih ditemui banyaknya kendala antara lain adanya CD pada mata pelajaran Bahasa Inggris (listening) yang rusak dan tidak memiliki suara yang baru diketahui sekolah 1 jam sebelum pelaksanaan UN dan tidak adanya CD cadangan. Namun hal ini dapat segera ditindaklanjuti Dinas Pendidikan sehingga tidak berdampak terhadap waktu ujian yang sudah ditetapkan. 

Selain itu selama  pemantauan pelaksanaan UN Ombudsman menemukan adanya beberapa indikasi terjadinya pelanggaran namun masih akan dipantau hingga akhir pelaksanaan UN, jelas Nortbertus. 



Loading plugin...



Loading...

Loading...
Loading...
Loading...